Buron Tak Sampai Sehari, Polisi Penusuk Aiptu Ruslan Menyerahkan Diri

Rabu, 21 Desember 2022 – 18:18 WIB
Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto. Foto: Rizki Ganda Marito/JPNN.com.

jpnn.com, PEKANBARU - Bripka Wido Fernando yang diburu tim khusus atau timsus Polda Riau karena menusuk sesama polisi akhirnya menyerahkan diri.

Petugas bantuan administrasi tenaga pendidik (bamin gadik) Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau itu menikam anggota provos Aiptu Ruslan pada Selasa (20/12) malam.

BACA JUGA: Duel Sesama Polisi di SPN Polda Riau, Aiptu Ruslan Tewas Ditikam Sangkur

Aiptu Ruslan meninggal dunia di rumah sakit pada dini hari tadi. Adapun Bripka Wido langsung melarikan diri.

Kapolda Riau Irjen M Iqbal pun langsung membentuk timsus untuk memburu Bripka Wido. Namun, kurang dari 24 jam, bintara Polri itu menyerahkan diri pada Rabu (21/12) siang.

BACA JUGA: Kronologi Bripka Wido Tusuk Aiptu Ruslan di Sekolah Polisi

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengungkapkan timsus membujuk Bripka Wido melalui keluargannya.

"Pelaku bisa dibujuk untuk menyerahkan diri diantar timsus dan keluarga,” ujar Sunarto saat dihubungi JPNN.com.

BACA JUGA: Bripka Wido Tusuk Aiptu Ruslan di SPN Polda Riau, Irjen M Iqbal Bentuk Timsus

Perwira menengah Polri itu menjelaskan Bripka Wido langsung menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polda Riau.

“Saat ini Bripda WF (Wido Fernando, red) masih diperiksa,” ucapnya.

Penusukan berujung maut itu bermula saat Aiptu Ruslan menegur Bripka Wido yang tidak mengikuti apel konsolidasi.

Saat ditegur di pos penjagaan SPN Polda Riau, Bripka Wido juga diperintahkan melakukan push up.

Alih-alih melaksanakan perintah atasan, Bripka Wido justru menolak dan melawan.

“Pelaku tidak terima atas teguran itu, kemudian terjadilah cekcok dan penusukan menggunakan senjata tajam,” ujar Sunarto.

Aiptu Ruslan yang terkena tusukan sempat dirawat secara intensif di rumah sakit.

Namun, nyawanya tidak tertolong lagi sehingga bintara tinggi Polri itu meninggal dunia dini hari tadi sekitar pukul 03.30 WIB.

“Sudah dilakukan autopsi. Pelaku mengalami dua luka tusukan pada bagian dada sebelah kiri atas dan di bawah ketiak yang menimbulkan goresan di organ dalamnya,” tutur Sunarto.(mcr36/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler