Bus Masuk Jurang, Dua Tewas, Satu Hilang

Tiga Penumpang Selamat karena Sempat Loncat Keluar

Sabtu, 26 Oktober 2013 – 08:54 WIB

jpnn.com - BORONG - Dua orang tewas dan seorang lagi terluka berat saat sebuah bus masuk jurang sedalam 200 meter di Jalan Lalang-Golo Mongkok, Kali Wae Larat, sekitar pukul 11.00 Wita Jumat (25/10). Tiga penumpang yang lain selamat karena sempat keluar dari bus. Seorang lagi belum diketahui.

Diduga, bus itu mengalami gangguan pada rem. Akibatnya, sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan tersebut. Penumpang bus nahas itu, baik tewas maupun yang terluka, dievakuasi oleh buruh kerja proyek PLTA tidak jauh dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: Ibu Hamil Tewas Terpanggang

Menurut Marianus Marpaung, salah seorang penumpang bus nahas tersebut, kendaraan itu berangkat dari Kampung Watu Tewuk, Desa Satar Lahing, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT). Umumnya penumpang kendaraan tersebut akan mengambil air minum di Sungai Wae Musur. Sebab, di tempat tinggal mereka kini tidak ada air bersih.

Dijelaskan, kendaraan itu mengangkut tujuh orang. Dua orang di depan bersama sopir, empat orang di belakang. Dua korban tewas adalah penumpang di belakang. Nasib seorang penumpang lagi, Kandu, belum diketahui.

BACA JUGA: Salah Tangkap, 90 Hari Disel, lalu Dilepas

"Saat kejadian, dia melompat keluar dari mobil. Tiga orang yang duduk di depan, yakni Marianus, Klitus, dan sopir Doni, sempat menyelamatkan diri saat kendaraan keluar dari jalan. Saat oto masuk jurang, saya lompat keluar karena saya dengar sopir teriak rem blong. Oto jatuh ke jurang sedalam 200 meter," papar Marpaung.

Menurut dia, kendaraan itu merupakan bantuan dari Kementerian PDT. Dinas Perhubungan Kabupaten Matim menyerahkan kendaraan tersebut kepada masyarakat untuk dikelola. Kebetulan, Marpaung yang dipercaya mengelola kendaraan bernopol EB 2825 E itu.

BACA JUGA: Tembakan di Arena Judi Cekam Warga Batam

Kanitlantas Polsek Borong Iptu Nyoman Sandi saat dikonfirmasi mengatakan, jenazah korban selesai divisum dan sudah dibawa ke Desa Satar Lahing. Korban tewas adalah Yohanes, 17, dan Ferdi, 19, warga Desa Satar Lahing, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban luka berat, Sefi, juga warga Desa Satar, kini dirujuk ke RSUD Ruteng. "Pengemudi masih dirawat di Puskesmas Borong," katanya. (krf/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bupati Kader Demokrat Tidak Kunjung Ditahan, Ruhut Salahkan Kejaksaan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler