Busway Terbakar, Penumpang Berhamburan

Sabtu, 25 Januari 2014 – 02:28 WIB

jpnn.com - SATU persatu bus Transjakarta terbakar di jalan. Kali ini, bus Transjakarta bernopol B 7497 IX terbakar hebat di busway koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas), Jalan Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jumat (24/1) siang. Kebakaran diduga karena kerusakan radiator yang menyebabkan mesin kelebihan panas dan membakar bagian belakang bus.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Hanya saja, peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian macet sepanjang 2 kilometer dari arah Pramuka menuju Pulogadung. Rangkaian kebakaran di jalan tersebut menunjukkan betapa tidak terawatnya bus Transjakarta.

BACA JUGA: Sampah DKI Naik 20 Ton Per Hari

Bus naas tersebut dikemudikan oleh pramudi, Nandang (37). Bus tersebut, sebelumnya diketahui mengalami gangguan pada radiatornya. Bahkan, saat bus tiba di Halte BPKP, bus juga sempat beberapa kali mengepulkan asap tebal. Pengemudi meminta penumpang beralih ke bus Transjakarta lain di halte tersebut.

Selanjutnya, bus dengan nomor bodi, JMT 035 melanjutkan perjalanannya menuju Pulogadung. Hanya saja masih ada penumpang yang berada di dalam bus. Saksi mata, Heru, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu bus Transjakarta yang melaju ke arah Pulogadung tiba-tiba mengeluarkan api dari bagian belakang bus. ”Ada asap dulu, terus apinya langsung membesar,” kata Heru di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Anggap Blusukan dan Lelang Jabatan Bukan Solusi untuk DKI

Asap tebal itu muncul ketika bus berada di Perempatan Mega, Rawamangun. Asap mengepul dari bagian belakang bus yang dibarengi semburan api hingga akhirnya terbakarlah bus tersebut.

Kejadian itu lantas membuat penumpang yang berada di dalam bus langsung berhamburan keluar. ”Penumpangnya langsung keluar. Apinya cukup besar, membakar belakang bus,” ujarnya.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Ikan Asin

Sementara sopir bus, Nandang, saat melihat kobaran api di bagian belakang bus langsung mengerem. Dia kemudian mencoba memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam ringan (Apar) yang ada di dalam bus. Namun, usaha tersebut seperti sia-sia karena kobaran api justru membesar. ”Api dengan cepat membakar. Untung di dekat lokasi kejadian ada kantor pemadam kebakaran,” ujar Nandang.

Petugas on bord Busway, Martin, 30, menuturkan, kebakaran bus Transjakarta itu disebabkan air radiator yang habis. Sehingga saat di Halte BPKP, bus mengeluarkan asap tebal. Karenanya dia pun langsung menurunkan para penumpang di halte  BPKP. ”Rencananya tadi mau masuk ke pool di Pulogadung, biar diperbaiki dulu. Tapi baru sampai perempatan Mega sudah terbakar,” kata Martin.

Untuk memadamkan kobaran api, dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian. Dalam waktu sekitar 45 menit, api akhirnya berhasil dijinakkan petugas. Bagian yang terbakar adalah, bagian mesin dan body belakang serta samping kiri dan kanan bus.

Kejadian tersebut membuat lalu lintas dari dan ke arah Pulogadung macet. Saat terbakar, kendaraan yang hendak melintas mendahului memilih berhenti karena takut meledak. Sementara pascakebakaran pengendara yang melintas sengaja melambatkan laju kendaraannya untuk melihat bangkai bus yang terbakar.

Kerusakan yang menimpa bus Transjakarta kerap terjadi. Mulai dari terbakar hingga ban bus copot. Gubernur DKI Joko Widodo sempat mengunjungi pool bus Transjakarta di Jalan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pada kesempatan itu Jokowi menuntut agar pada Januari tidak ada lagi permasalahan terkait pemeliharaan bus Transjakarta. (dni)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Konsep Sodetan Ciliwung Cisadane Dinilai Tak Jelas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler