Cak Nanto Berharap Pemeriksaan Dahnil Bukan Kriminalisasi

Jumat, 23 November 2018 – 17:22 WIB
Dahnil Anzar Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Jumat (23/11). Foto: Wildan Ibnu Walid/JawaPos.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak diperiksa Polda Metro Jaya, Jumat (23/11). Koordinator Juru Bicara Prabowo - Sandi itu diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan kemah Apel Pemuda Islam Indonesia.

Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik Pemuda Muhammadiyah Sunanto pun bersuara mengenai pemanggilan tersebut. "Kami mendengar berita bahwa dua sahabat kita Dahnil Anzar Simajuntak dan Ahmad Fanani hari ini diperiksa Polda Metro Jaya. Kami patut prihatin terhadap ujian yang sedang dihadapi kedua sahabat kita ini," ujar pria yang akrab disapa Cak Nanto itu dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Dana Apel Pemuda Dikorupsi, Dahnil Anzar Digarap Polisi

Cak Nanto tak mau berspekulasi apakah pemanggilan Dahnil merupakan upaya kriminalisasi. Namun, dirinya belakangan sering mendengar selentingan bahwa kasus ini merupakan bentuk kriminalisasi aktivis.

"Jika hal itu benar adanya, saya sebagai pribadi menyatakan sikap menolak secara keras segala bentuk kriminalisasi terhadap aktivis. Perbedaan sikap politik atau gagasan tak boleh dijadikan alasan untuk memfitnah apalagi mengkriminalisasi," ujar dia.

BACA JUGA: Saatnya Pemuda Muhammadiyah Membangun Blok Historis

Meski begitu, dia tetap menghormati kewenangan polisi dalam melakukan penegakan hukum. Cak Nanto mengatakan, warga negara yang baik harus menghindari upaya-upaya mendelegitimasi aparat penegak hukum.

Karena itu, Cak Nanto meminta Dahnil dan Fanani untuk mengikuti setiap tahapan proses hukum tanpa rasa takut. "Saya sarankan kepada sahabat Dahnil dan Fanani untuk menjalani dan menghadapi proses dengan kepala tegak, secara ksatria. Sebagai pribadi, saya siap jiwa dan raga untuk membantu dan mendampingi agar proses ini dijalankan secara adil dan transparan," beber dia.

BACA JUGA: Ikhtiar Cak Nanto untuk Muhammadiyah dan Bangsa

Kepada seluruh kader Pemuda Muhammadiyah, Cak Nanto menyerukan untuk bersama-sama merapatkan barisan. Dalam situasi seperti ini, Pemuda Muhammadiyah perlu membuktikan bahwa organisasi ini memegang teguh prinsip, idealisme, dan nilai-nilai luhur ajaran Islam termasuk kejujuran dan keadilan.

"Kita bersama-sama dalam perjuangan, dalam lapang maupun sempit. Menjelang penyelenggaraan Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta, kita harap segalanya berjalan baik dan kondusif," pungkas calon ketua Pemuda Muhammadiyah ini. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dahnil Pastikan Prabowo Akan Tetap Buka Keran Impor


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler