Calon Independen Makin Diminati

Siap Bertarung di Enam Kabupaten di Sulsel

Senin, 16 Juni 2008 – 12:44 WIB

jpnn.com - MAKASSAR - Perebutan kursi kepala daerah di Sulsel, tampaknya tidak lagi menjadi dominasi kader partai atau calon yang diajukan partai politik (parpol)Calon independen yang memilih “jalur bebas” pun kini mulai unjuk kekuatan.Bahkan, di Sulsel, enam kabupaten yang akan menggelar pilkada pada Oktober mendatang, tidak saja diikuti pasangan calon yang diusung partai politik.

Keenam daerah itu adalah Makassar, Wajo, Pinrang, Sidrap, Luwu, dan Jeneponto

BACA JUGA: Illegal Logging Seperti Penyakit

Bahkan, para calon independen itu sudah menyerahkan bukti dukungannya di KPU masing-masing kabupaten.

Di KPU Makassar misalnya, ada empat pasangan calon yang dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal lima persen

Selanjutnya, dukungan minimal itu akan diverifikasi faktual dan administrasi mulai dari tingkat PPS, PPK, hingga ke KPU.

Empat pasangan calon yang dinyatakan memenuhi syarat adalah Iriantosyah Kasim DM-Razak Djalle (40.539 KTP), Ilham Alim Bachrie-Herman Handoko (40.000 KTP), Muh Akbar Amir-Syarifuddin Dg Punna (41.012 KTP), dan Firmansyah Mappasawang-Ny Kasma FA (40.100 KTP).

Sebenarnya, masih ada satu calon lagi yang datang membawa dukungannya

BACA JUGA: Pemkot Ambon Dinilai Lemah

Namun, ditolak KPU
Pasalnya, ia belum memiliki pasangan untuk calon wakil walikota dan dukungan KTP-nya tak memenuhi syarat lima persen

BACA JUGA: Eks Kantor DPRD Dibom

Calon tersebut yakni Kapten Rivai.

Selain itu, Arwan Tjahjadi yang juga sudah mengambil formulir calon perseorangan, sebelum pukul 00 juga mendatangi KPU MakassarNamun, tokoh masyarakat Tionghoa ini tidak untuk mendaftar, melainkan menyampaikan bahwa dia tidak jadi maju.

“Ini membuktikan bahwa calon perseorangan yang ada sangat sportifKapten Rivai yang ditolak juga bisa memahami,” ungkap Ketua KPU Makassar, Zulkifli Gani Ottoh.

Selain Makassar, KPU Luwu juga sudah menerima dukungan calon perseoranganPasangan calon yang menyerahkan berkas ke KPU Luwu, juga empat pasangan calon.

Empat pasangan tersebut, menurut Ketua KPU Luwu, Zul Arrahman, yakni HAsmin Abdullah-Arrang Y Pasande (27.016 KTP), H Samaun Machsar-Palabiran Kanna (26.432 KTP), Muh Kuddus Rachman Daeng Pasore-H Jabbar Hamseng (22.380 KTP), dan Muhammad Arfah-Bustam Titing (26.536 KTP).

Di Sidrap, Andi Syafiuddin Achmad bersama pasangannya Yuriadi Abdi, juga sudah menyerahkan berkas dukungannya ke KPUIa menyerahkan 21.222 KTP dari 14.316 yang dipersyaratkan KPUCalon perseorangan lainnya di Sidrap adalah Andi Syafruddin Patiwiri.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel itu menggandeng Isi Alam Usmin, salah seorang birokrat di SidrapSyafruddin menyerahkan 27.700 lembar KTP ke KPU.

Juru bicara Satria, Fahmi Parenrengi kemarin menyatakan, surat dukungan tersebut mencapai 9 persen lebih dari total penduduk Kabupaten Sidrap yang hanya 280 ribu lebihKarena itu, ia sangat optimistis Satria bisa ikut sebagai kontestan Pilkada Sidrap.

“Surat dukungan disertai KTP ini tersebar di 11 kecamatan se Kabupaten SidrapSemua sudah kami serahkan ke penyelenggara Pilkada,” kata Fahmi.

Komisaris Bank BNI, Seniman Latief juga bertarung di pilkada Wajo lewat jalur perseoranganPolitisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menggandeng Kadisperindag Wajo, Firmansyah PerkesiKandidat calon independen lainnya di Wajo adalah Kepala Badan Pusat Statistik Maluku Utara, A Tarawu Zainu yang berpasangan HA Baso Hasan serta pasangan Burhanuddin Munta-Ariyadhi Hamda.

Anggota KPUD Wajo, Bakri Dolli mengatakan, dukungan yang diterima KPUD dari masing-masing calon belum finalDukungan yang sah akan ditentukan di tingkat PPS.

Berbeda dengan lima daerah lainnya, di Jeneponto belum ada calon independen yang menyerahkan bukti dukunganAnggota KPU Jeneponto, Budiman mengatakan pihaknya sudah menerima rencana pendaftaran tiga calon perseorangan, tetapi hingga kini belum memasukkan berkas dukungan.

Ketiga kandidat itu adalah Jabal Natsir, M Basri, dan Rustam Rafi“Kami menutup penyerahan dukungan calon independen 1 Juli mendatang,” kata Budiman(har-upi-nas-sul-k4-k2)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cewek Hamil Dibunuh, Dibuang ke Sungai


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler