Cegah Kriminalitas, Hidupkan PAM Swakarsa

Jumat, 28 Mei 2010 – 10:17 WIB

Hidupkan Lagi Pam-Swakarsa Untuk Tekan Kriminalitas PANDAAN - Selama beberapa pekan terakhir, aksi kriminalitas kian marakKondisi ini memantik perhatian para pihak

BACA JUGA: Dijampi-jampi, HP Diembat Maling

Salah satunya tokoh pemuda Rizal Fahmi Syatori
Dia mengusulkan untuk menghidupkan lagi Pam-Swakarsa guna meminimalisir tindak kriminal

BACA JUGA: Maling Gasak Komputer Kantor Pos

"Masyarakat enggan keluar
Apalagi kalau malam hari," katanya

BACA JUGA: Geng Motor Di Tasik Masih Resahkan Warga

Jika dibiarkan, maka kondisi tersebut akan berdampak panjang pada perkembangan masyarakat"Ya, karena keamanan adalah faktor utama pembangunan," imbuh alumnus Institut Teknologi Nasional (ITN) ini.

Karena itu, dia mengusulkan untuk menghidupkan kembali model keamanan yang melibatkan wargaMisalnya, siskamling atau pas swakarsa yang lain"Apalagi, perda untuk ini kan sudah ada," jelasnya.Memang, tugas untuk menjaga keamanan adalah kewajiban polisiNamun, jika hanya mengandalkan petugas kata Rizal, terwujudnya keamanan jelas merupakan hal yang sulit terwujudMengingat, jumlah polisi cukup terbatas"Karena itu, peran masyarakat itu yang terpenting," katanya.

Rizal sendiri memiliki pandangan khusus tentang maraknya tindak kejahatan akhir-akhir iniMenurutnya, meningkatnya aksi kriminalitas bukan hanya sebagai persoalan keamanan belakaLebih dari itu, hal itu sebagai akibat kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik.

Salah satu indikasinya, adalah minimnya lapangan kerja yang memadaiSementara kebutuhan keluarga mendesak untuk segera dipenuhi"Kondisi seperti ini cenderung memaksa pelaku untuk berbuat kriminal," katanyaMeski begitu, latar belakang ekonomi dinilainya menjadi penyebab yang umum.

Di sisi lain menurut Rizal, maraknya aksi kejahatan juga bisa diartikan sebagai problem sosial yang menuntut segera diatasiSebab, meningkatnya kerawanan merupakan dampak dari lemahnya nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat.

Di antaranya, solidaritas, saling percaya antar sesama dan perasaan saling menjagaNilai-nilai seperti itu menurut Rizal saat ini mengalami degradasi"Harus diakui, inilah yang sebenarnya terjadiMasyarakat sudah tidak lagi memiliki solidaritas dengan sesamanya," ungkapnya.

Masyarakat kata Rizal, saat ini lebih menunjukkan perilaku sebagai individu daripada menjadi bagian dari makhluk sosial"Yang terjadi adalah individualistik," katanyaKondisi inilah yang pada akhirnya menciptakan peluang bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya(aad/hn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Oknum Polisi Minta Jatah Satu Tangki BBM


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler