Ceraikan Pria Sabar, Dapat Suami Kedua Suka Menyiksa saat Pemanasan

Selasa, 21 April 2015 – 06:20 WIB
Ceraikan Pria Sabar, Dapat Suami Kedua Suka Menyiksa saat Pemanasan. Ilustrasi Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA - Donwori pun sempat kecewa dan hanya diam menerima sikap Karin. Tapi, karena saking sabarnya, Donwori tak protes, meski dicampakkan begitu saja.

“Saya minta maaf dan bilang tidak bisa memberikan keperawanan saya ke dia. saya pun memutuskan untuk menceraikannya,” tutur Karin seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Senin (20/4).

BACA JUGA: Polisi Salah Tangkap, Hakim Bebaskan WN Singapura

Setelah berpisah dari Donwori, Karin dekat dengan Donjuan yang merupakan teman kerjanya di sebuah perusahaan properti.

Waktu itu, Donjuan sudah berpisah dari istrinya dan memiliki dua anak. Melihat Karin sudah sendirian, Donjuan mendekati Karin dan akhirnya berhasil menikah dengannya pada 2013.

BACA JUGA: Siti Tewas Habis Bersalawat

“Saya kesengsem sosok Donjuan ini karena dia baik seperti suamiku dulu,” kata Karin tanpa tedeng aling-aling.

Karin sepakat bahwa Donwori memang pria sekaligus suami penyabar, baik, dan bijaksana. Namun, ternyata Donjuan yang dulu dianggap juga punya sifat baik dan sabar seperti Donwori justru berbeda 180 derajat.

BACA JUGA: Bawa Samurai, Geng Motor Serang Warga

Sebelum berhubungan suami istri, Donjuan sering memukul dan menyiksa Karin di kamar mandi.

Donjuan merasa bahwa tindakannya itu merupakan pemanasan sebelum rumah tangga yang sesungguhnya.

Karena shock pada sikap Donjuan, Karin pun menolak berhubungan badan. Berbeda dari Donwori yang marah dengan bersikap diam, Donjuan justru mencabik-cabik istrinya itu dan memperkosanya.

Karena berhubungan badan dengan paksaan, keesokan harinya Karin diopname. Sebab, kemaluannya terluka parah. Sebenarnya, keluarga Karin ingin melaporkan tindakan Donjuan tersebut ke polisi.

Tapi, alasannya pun tidak rasional. Masak ada suami memperkosa istri sendiri. Ternyata, sikap kasar Donjuan itu terus dilakukan. Meski sudah jarang memukul karena keluarga Karin meminta perjanjian hitam di atas putih, Donjuan justru melakukan kekerasan dalam perkataan.

Donjuan kasar dan suka sekali berkata buruk pada Karin. “Saya sering curhat sama Donwori atas sikap Donjuan. Tapi, Donwori hanya bilang sabar. Mungkin ini karma. Dulu saya punya suami baik, tapi saya sia-siakan,” kata Karin.

Dia akhirnya menggugat cerai Donjuan di Pengadilan Agama  (PA) Surabaya, Jawa Timur, Jalan Ketintang Madya, Kamis lalu (16/4). (opi/awa/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiga Bulan Istri tak Pulang, Eh..di Rumah Selingkuhan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler