Chandra Kembali Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2009 – 19:24 WIB
DIPERIKSA - Pimpinan KPK non-aktif Chandra M Hamzah, usai diperiksa di Bareskrim, Mabes Polri, Rabu (21/10). Foto: Zulhakim/JPNN.
JAKARTA - Pimpinan KPK non-aktif Chandra M Hamzah kembali diperiksa penyidik Bareskrim, Mabes Polri, Rabu (21/10)Pemeriksaan ini disebutkan sebagai tahapan pemeriksaan lanjutan bagi tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemerasan itu.

"Ya, saya diperiksa," ujar Chandra, setibanya di Bareskrim

BACA JUGA: Aturan Audit Dana Kampanye Tak Efektif

Saat itu, Chandra yang mengenakan baju coklat muda, datang didampingi Kabag Hukum KPK Chaidir Ramli
Mereka tiba di Mabes Polri sekitar pukul 11.10 WIB.

Hanya saja, Chandra tak mau berkomentar secara mendetail mengenai materi apa yang akan ditanyakan penyidik kepadanya

BACA JUGA: Didesak, Audit Bantuan Gempa

"Penyidik yang tahu
Kan yang memeriksa penyidik," ujarnya sambil segera memasuki ruang Bareskrim.

Pemeriksaan kali ini sendiri berlangsung cukup lama, hingga sore hari

BACA JUGA: Irman: Itu Hanya Kebetulan Saja

Usai pemeriksaan tersebut, kuasa hukum Chandra, Taufik Basari SH, mengatakan bahwa kliennya dijejal sekitar 20 pertanyaan"Masih seputar penyalahgunaan wewenang saja," ujarnya.

Dikatakan Taufik, sejak pemeriksaan awal, jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik sudah mencapai sekitar 100 pertanyaan"95 persen (pertanyaannya) menyangkut penyalahgunaan wewenang," tambahnya.

Taufik pun menambahkan, bahwa pihaknya tak mengetahui pasti apakah kliennya setelah ini masih bakal diperiksa kembali atau tidakSeperti diketahui, Chandra sendiri diperiksa atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemerasan dalam kasus Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen KehutananKasus ini telah menetapkan tersangka bos PT Masaro Radiokom, Anggoro WidjajaHanya saja, Anggoro sendiri kini masih buron dan diduga kabur ke Singapura(zul/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suksesi Jaksa Agung Mulai Mengemuka


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler