China Bakal Produksi Vaksin Sputnik V

Jumat, 08 Januari 2021 – 22:10 WIB
Ilustrasi logo peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu menyerukan upaya bersama negara-negara yang tergabung dalam BRICS (Brasil-Rusia-India-China-Afrika Selatan) dalam pengembangan vaksin virus Covid-19.

Hal ini Presiden Putin serukan sebagai upaya vaksin Sputnik V bisa untuk melawan Covid-19 dan dapat diproduksi di China dan India.

BACA JUGA: Butuh 7 Menit untuk Pemberian Vaksin Covid-19

"Kami yakin penting untuk mempercepat pendirian pusat pengembangan dan penelitian vaksin BRICS, yang kami sepakati dua tahun lalu, atas prakarsa teman-teman Afrika Selatan kami," kata Putin saat berpidato di KTT BRICS ke-12 melalui konferensi video beberapa waktu yang lalu.

KTT yang dipimpin oleh Presiden Putin tersebut dihadiri Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping, Presiden Brasil Jair Bolsonaro, dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

BACA JUGA: Akhirnya Komisi Fatwa MUI Keluarkan Keputusan soal Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac

"Russian Direct Investment Fund (RDIF) telah mencapai kesepakatan dengan mitra Brazil dan India dalam melakukan uji klinis vaksin Sputnik V. Juga telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan farmasi di China dan India untuk memproduksi produksi vaksin di negara-negara ini tidak hanya untuk menutupi kebutuhan mereka, tetapi untuk negara ketiga juga," ujar Putin seperti dilansir economictimes.indiatimes.com

Pada 11 Agustus 2020, Rusia menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin virus corona, yang dijuluki Sputnik V.

BACA JUGA: Vietnam Gandeng Rusia untuk Produksi Vaksin Sputnik V

Vaksin itu kemudian dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute yang bekerja sama dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF).

BRICS dikenal sebagai blok berpengaruh yang mewakili lebih dari 3,6 miliar orang, atau setengah dari populasi dunia. Negara-negara BRICS memiliki PDB gabungan sebesar USD 16,6 triliun.

Sementara itu dengan Pemerintah Indonesia, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva menegaskan kesiapannya untuk menjalin kerja sama pengadaan vaksin Covid-19.

Vorobieva menuturkan vaksin Sputnik V bisa dipakai di sejumlah negara-negara yang bermitra dengan Rusia untuk dipakai melawan penyebaran virus Covid-19.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa Rusia siap untuk bekerjasama dengan pemerintah Indonesia dalam area produksi dan distribusi vaksin,” ungkap Dubes Vorobieva.(chi/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler