BACA JUGA: FPI Minta Pemko Tegas
Salah stau korbannya dalah Cut Susinilawati (17), warga Kabupaten Aceh Barat.Wanita yang belum genap berumur 18 tahun itu menuturkan awalnya, dirinya hanya sebatas curhat hubungan cintanya dengan seseorang, kepada seorang wanita yang bernama Nurlena Sitepu (37), warga Jalan Gunung Singgalang, Lk V Begulda, Kecamatan Tanah Merah, Kecamatan Binjei Selatan, Kota Binjei.
Sehingga, tutur Cut Susinilawati, Nurlena menerangkan kalau cinta itu ibarat Isa Almasih mencintai kaumnya
BACA JUGA: Usai Kondangan, Puluhan Warga Keracunan
“Tapi saya mengaku tidak tahu apa-apa tentang Isa Almasih,” katanya polos.Pada Minggu, sepekan dirinya belum dijemput paksa oleh Polisi dan petugas Wilayatul Hisbah (WH), wanita ini sempat mengaku kalau dipanggil oleh Nurlena dan Ernawista alias Nonong ke Patai Ujung Karang, Johan Pahlawan, Meulaboh
Sampai Cut Susinilawati, Nurlena, Nonong, telah berendam di dalam air laut, dengan posisi berjejer, layaknya serbong kereta api .Tiba-tiba saya disuruh tenggelam dengan sepasang tangan menekan di atas kepalanya, dari arah belakang
BACA JUGA: Polda Sulteng Larang Ormas Razia Pekat
Dengan limit beberapa detik lamanya, kembali saya disuruh timbulLalu saya disuruh ucapkan “Amin”“Spontan saya ucapkan Amin saja, tampa berpikir apapunLalu saya disuruh pulang,” perjelas Icut.Ternyata, tindakan memandikan Cut Susinilawati itu, merupakan pembaptisan memeluk agama kristen terhadapnya“Begitu pulang ke rumah, saya pun ikutan orang tua shalat magrib kokKarena saya memang tidak tahu kalau telah dibaptisGak taunya, kini saya dinyatakan telah pindah agama, hanya gara-gara ikutan mandi laut bareng mereka,” katanya merasa aneh.(den/fuz/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ditabrak Anjing, Tukang Ojek Tewas
Redaktur : Tim Redaksi