Daewoong Ingin Tumbuh Bersama Indonesia Melalui Industri kesehatan

Kamis, 30 Maret 2023 – 16:25 WIB
Perusahaan farmasi asal Korea Selatan, Daewoong Pharmaceutical mengumumkan keinginan untuk bertumbuh bersama dengan Indonesia melalui industri kesehatan. Foto: dok Daewoong

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan farmasi asal Korea Selatan, Daewoong Pharmaceutical mengumumkan keinginan untuk bertumbuh bersama dengan Indonesia melalui industri kesehatan.

Wakil Presiden Eksekutif Daewoong, Seongsoo Park mengatakan pihaknya akan membeberkan kesuksesan dan visi Daewoong Pharmaceutical di Indonesia.
Menurut dia, pasar farmasi secara global tumbuh sebesar 5-6 persen setiap tahunnya.

BACA JUGA: Daewoong dan Kofice Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Khusus

Sementara itu, Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) terbesar keempat di dunia yang memiliki potensi pertumbuhan tidak tertandingi.

"Sehingga rata-rata pertumbuhan pasar farmasi diperkirakan 11,8% selama lima tahun ke depan," kata dia dalam siaran persnya, Kamis (30/3).

BACA JUGA: Daewoong Pharmaceutical Umumkan Kabar Baik Bagi Penderita Diabetes

Dia menyampaikan bahwa Daewoong memilih strategi lokalisasi kompetensi inti seperti kerja sama aktif dengan perusahaan lokal, gabungan (joint venture), lokalisasi seluruh aspek penelitian, pengembangan, dan produksi.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga ingin perusahaan yang aktif berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia, dan pengembangan projek khusus seperti kecantikan medis dan sel terapi.

BACA JUGA: Daewoong Berkomitmen Bantu Perkuat Industri Biofarmasi Indonesia

Pada 2012, Daewoong mendirikan Daewoong Infion, sebuah perusahaan gabungan dengan perusahaan farmasi lokal untuk melokalisir bisnis farmasi, dan bio.

Melalui pembangunan pabrik biofarmasi pertama di Indonesia, Daewoong berkontribusi dalam pengembangan industri biofarmasi lokal, termasuk transfer teknologi unggul, dan membentuk fondasi operasional langsung seperti penelitian, pengembangan, produksi, dan penjualan.

Khususnya, EPO (nama produk: Epodion) yang diproduksi oleh Daewoong di Indonesia telah mempertahankan pangsa pasar nomor satu sejak 2017.

Daewoong mendorong lokalisasi bisnis kecantikan dan bedah komestik di Indonesia untuk menghasilkan nilai tambah yang tinggi dalam industri biofarmasi.

Melalui investasi dan pembangunan fasilitas produksi di Bali dan Cikarang, Daewoong berencana untuk mentransfer teknologi inti terkait kecantikan, seperti pengembangan produk baru, produksi, hingga ekspor botulinum toxin.

Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penyebaran teknologi medis terkini dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia.

Selain itu, perusahaan farmasi Daewoong sedang mendorong kolaborasi terbuka aktif dengan lembaga-lembaga terkemuka untuk melakukan lokalisasi R&D.

Strategi ini melibatkan perluasan lima kali lipat dari kerja sama terbuka dengan universitas di Indonesia yang dilakukan sebelumnya.

Hal itu bertujuan memperkuat kemampuan R&D global melalui kolaborasi dengan bakat lokal terbaik.
Selain menjadi pusat pelatihan peneliti obat untuk universitas setempat, institut tersebut akan dioperasikan sebagai ruang untuk melatih bakat global di bidang penggabungan teknologi, barat, ketersediaan, dan rute pemberian obat.

Obat-obatan hasil penelitian dari institut tersebut, dengan sinergi dan kombinasi formulasi farmasi akan diluncurkan di pasar Indonesia. (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gandeng UI, Daewoong Bangun Laboratorium Bioanalitik Pertama di Indonesia


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler