Dana Nasabah BNI Juga Dibobol

Kamis, 21 Januari 2010 – 20:46 WIB

JAKARTA --Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) PT Bank Negara Indonesia Tbk, tak luput dari ulah pembobolSebanyak Rp200 juta dana nasabah yang berasal dari 19 mesin ATM raib.

"Dana tersebut berasal dari 19 nasabah dari dua lokasi ATM

BACA JUGA: KPK Tahan Direktur PGN

ATM yang digunakan milik BNI," ujar Wakil Direktur Utama Bank Negara Indonesia, Felia Salim, usai Penerimaan Penghargaan dari Euromoney, di kantor BNI, Jakarta, Kamis (21/1)
Felia menjelaskan, dana nasabah yang berhasil dibobol tersebut seluruhnya telah diganti perusahaan, dan belum ada lagi nasabah yang melaporkan mengalami pembobolan serupa.

"Kalau ada yang melapor, tentunya akan kami verifkasi dahulu apakah dana itu hilang karena skimming," jelasnya

BACA JUGA: Modus Pelanggaran Hak Anak Terus Berkembang

Walau kasus pembobolan akhir-akhir ini menggemparkan masyarakat, namun tidak ada penarikan tunai besar-besaran oleh nasabah melalui mesin ATM.

Namun, agar tidak terulang kasus yang sama, BNI telah meningkatkan upaya pengawasan terhadap seluruh ATM yang dimiliki
Proses pengecekan mesin ATM bakal lebih ditingkatkan dari biasanya dua kali sehari, serta memperluas kegiatan random checking.

BNI juga mengklaim bahwa sistem ATM mereka sudah menggunakan anti skimming hingga 70 persen dari total ATM yang dimiliki sebanyak 4.000 unit

BACA JUGA: Lagi-lagi KPK Dituding Lamban !

Sementara, itu total mesin ATM yang berada di Bali mencapai 86 unit.

Dengan kejadian pembobolan terhadap enam bank nasional, manajemen BNI berencana mempercepat penggunaan teknologi chip pada kartu debit nasabahNamun manajemen belum bisa memastikan kapan penggunaan teknologi itu dapat diterapkan pada seluruh debit nasabah.

BNI menyatakan kesiapannya mengganti kartu debit nasabah dengan kartu yang telah menggunaan chip, jika nasabah mengajukan permohonan untuk meningkatkan pengamanan saat ini.(lev/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pimpinan KPK Siap Umumkan Hartanya


Redaktur : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler