DAU Tidak Cair, Pimpinan Dewan Batal Dapat SUV Baru

Kamis, 15 September 2016 – 21:59 WIB
Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman. Foto: dok jpnn

jpnn.com - SERANG – Keinginan empat pimpinan DPRD Kota Serang untuk menunggangi mobil dinas (mobdin) baru pada APBD Perubahan tahun ini kandas. Usulan itu dicoret karena saat ini Pemkot Serang sedang melakukan penghematan belanja daerah.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, keempat pimpinan itu mengusulkan mobil sport utility vehicle (SUV) mewah dengan kapasitas mesin 2.500 cc. Padahal, saat ini, keempat pimpinan Dewan itu sudah memiliki mobdin jeep dengan kapasitas mesin 2.000 cc yang pengadaannya baru dilakukan pada 2014 lalu saat mereka dilantik. Saat itu, anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan sebesar Rp 1,6 miliar. 

BACA JUGA: Honorer K-1 Banten Diminta Bersabar, Masih Ada Harapan

“Dicoret (usulan mobdin-red),” tegas Walikota Serang Tb Haerul Jaman usai rapat paripurna pendapat akhir Raperda tentang Perubahan APBD tahun 2016, Rabu (14/9).

Jaman menerangkan, pemangkasan belanja mobdin merupakan salah satu efisiensi yang dilakukan Pemkot Serang pascapenundaan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 70,39 miliar yang dilakukan pemerintah pusat. Ia menilai, empat pimpinan dewan masih memiliki mobdin yang layak.

BACA JUGA: Hiiii... Ada Cacing Hati di Sapi Kurban

Jaman mengatakan, usulan mobdin itu bisa saja terealisasi apabila kemampuan keuangan Kota Serang mencukupi. “Kalau eksekutif, tidak ada yang mengusulkan mobdin,” ungkap Jaman.

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Amanudin Toha mengakui adanya usulan mobdin tersebut. Dia pun menilai tidak ada yang salah dengan usulan tersebut. “Pimpinan dewan itu setara dengan kepala daerah,” ujarnya.

BACA JUGA: Usai Begituan di Semak-semak, Pria Ini Bunuh Pacarnya yang Hamil

Aman mengungkapkan, usulan pengadaan mobdin itu dikarenakan kendaraan yang saat ini digunakan para pimpinan dewan akan diberikan ke empat komisi yang ada di DPRD. Apalagi, mobdin untuk komisi yang dibeli sekira 2010 lalu itu sudah tidak layak pakai. 

Dia pun mengaku tidak keberatan usulan tersebut dicoret karena alasan keterbatasan anggaran. Hanya saja, dia mengingatkan bahwa pada APBD-P tahun lalu, wali kota juga diberikan fasilitas mobdin baru jenis Toyota Harier yang harganya mencapai Rp 960 juta.

“Kalau kami tidak usah sampai Harier,” sindir Aman. (nna/alt/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi tak Bisa Menangkap, Begal Motor Akhirnya Dibacok Teman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler