David Villa Ungguli Raul

Minggu, 27 Maret 2011 – 21:49 WIB
GRANADA - David Villa menorehkan tintas emas bersama SpanyolVilla menahbiskan diri sebagai top scorer La Furia Roja - sebutan Spanyol - saat mengalahkan Republik Ceko 2-1 di Estadio Nuevo Los Carmenes, Granada, kemarin dini hari WIB (26/3)

BACA JUGA: MU-9 Digulung Persebaya 1927 di Tambaksari

Villa memborong dua gol Spanyol dalam laga di kualifikasi Euro 2012 itu.

Villa, 29, kini mengoleksi 46 gol dalam 72 laga bersama Spanyol sejak 2005
Striker Barcelona itu unggul dua gol dari mantan ikon Real Madrid yang kini membela Schalke 04, Raul Gonzalez

BACA JUGA: Derrick Rose Sedikit Lagi MVP

Sebagai catatan, rekor Raul telah bertahan selama lima tahun.

Dibandingkan Raul, 33, prestasi Villa tentu lebih membanggakan
Villa hanya butuh enam tahun di timnas untuk mencapai 46 gol atau lima tahun ketika menyamai 44 gol milik Raul pada 12 Oktober tahun lalu

BACA JUGA: Kubu Nurdin Dituding Cari-cari Alasan

Bandingkan dengan Raul yang butuh satu dekade (1996-2006) untuk 44 gol.

Produktivitas Villa saat ini sangat kontras dibandingkan di awal dirinya berkostum timnasEl Guaje - julukan Villa - mencatat debut bersama La Furia Roja asuhan Luis Aragones pada Februari 2005 saat mengalahkan San Marino 5-0 di kualifikasi Piala Dunia 2006.

Tapi, Villa harus menunggu sembilan bulan untuk mencetak gol pertamanya atau ketika mencetak gol penyeimbang 1-1 melawan Slovakia di ajang yang samaSetelah "memecah telur", karir Villa di timnas meroketMantan bomber Valencia itu dipercaya menjadi striker utama Spanyol dibandingkan Raul di Piala Dunia 2006 di JermanTidak hanya itu, Villa diplot mengenakan kostum nomor 7 yang sebelumnya identik dengan Raul.

Villa membayarnya dengan mengemas tiga gol selama turnamen di JermanItu menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak Spanyol bersanding dengan tandemnya, Fernando TorresKetajamannya di even major dibuktikannya lagi dengan tampil sebagai top scorer Euro 2008 di Austria-Swiss setelah menjaringkan empat gol dari empat laga.

Sedangkan di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Villa kembali tampil sebagai pencetak gol terbanyak (lima gol)Koleksi golnya hanya bisa disamai striker muda Jerman Thomas MullerHanya gara-gara kalah assist, Villa harus merelakan trofi Golden Shoe (sepatu emas) kepada Muller.

"Tidak mudah melewati rekor RaulVilla merupakan striker yang sangat berbahaya di depan gawang dan gol-golnya datang di saat yang tepat seperti yang Anda lihat hari ini (kemarin, Red)," ungkap pelatih Spanyol Vicente del Bosque seperti dikutip Marca.

Spanyol yang menyandang status juara dunia tertinggal lebih dulu lewat gol Jaroslav Plasil pada menit ke-29Walaupun mendominasi penguasaan bola, tuan rumah belum mampu mencetak gol balasan sampai turun minumSpanyol baru memecah kebuntuan pada menit ke-69 setelah penetrasi Villa dari sisi kiri pertahanan Ceko diakhiri tendangan kaki kiri yang gagal diantisipasi kiper Petr Cech.

Tiga menit kemudian, Villa memastikan kemenangan Spanyol melalui eksekusi penaltiArah tendangan Villa memang mampu dibaca CechTapi, kiper Ceko asal Chelsea itu tidak kuasa menahan kerasnya sepakan VillaSpanyol mendapat penalti setelah Andres Iniesta dijatuhkan Jan Rezek di kotak 16.

Kemenangan atas Ceko merupakan kemenangan keempat beruntun Spanyol selama kualifikasiLa Furia Roja pun makin kukuh di puncak klasemen grup I dengan 12 poinCeko membayangi di peringkat kedua dengan enam poin diikuti Skotlandia dan Lithuania dengan empat poinJuru kunci ditempati Liechtenstein yang belum meraih poin karena selalu kalah dalam tiga laga.

Dalam laga berikutnya (29/3), Spanyol akan bertandang ke Lithuania, sedangkan Ceko akan menjamu Liechtenstein"Saya lebih memprioritaskan kemenangan di Lithuania dibandingkan kembali mencetak golKemenangan di kualifikasi lebih penting," ujar Villa kepada AS.

Sementara itu di lanjutan kualifikasi Euro 2012, beberapa tim raksasa Eropa juga sukses mengalahkan lawan-lawannyaBelanda, tim yang dikalahkan Spanyol di final Piala Dunia 2010, menghantam Hungaria empat gol tanpa balas di BudapestItu adalah kemenangan kelima beruntun Belanda sepanjang kualifikasi.

Dua mantan juara eropa, Italia dan Prancis, juga tak mau kalahKeduanya meraih kemenangan ketika bermain di luar kandangItalia mempermalukan Slovenia 1-0 berkat gol semata wayang pemain naturalisasi Brazil Thiago Motta, sedangkan Prancis menundukkan Luxemburg dua gol tanpa balas(dns)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kans Lapis Kedua Spanyol di Lithuania


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler