Dear Manusia...Lingkungan dan Alam Butuh Perlindungan, Sekarang!

Senin, 05 Juni 2017 – 17:26 WIB
Dear Manusia...Lingkungan dan Alam Butuh Perlindungan, Sekarang! Tampak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar yang diwawancara jurnalis usai memperingati Hari Lingkungan Hidup. Foto for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, di tengah ancaman pemanasan global, manusia kian dihadapkan pada tantangan yang nyata dalam hal perlindungan lingkungan dan alam.

Menatanya bukan hanya sekedar pengelolaan sumberdaya alam untuk tujuan profit semata, apalagi bila profit itu hanya untuk segelintir manusia saja.

BACA JUGA: Blakblakan Menteri LHK Soal Egoisme dan Sikap Primitif di Hari Lingkungan

''Lingkungan dan alam kita, membutuhkan perlindungan. Sangat signifkan kebutuhan itu, sekarang!,'' tegas Menteri Siti pada pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati secara Nasional (5/6) di Jakarta.

Lingkungan dan alam telah menjalankan fungsinya dan memberi manfaat untuk kehidupan manusia. Karena itu diperlukan keselarasan antara manusia dengan alam, demi kelangsungan hidup penghuni bumi.

BACA JUGA: Menteri LHK: Harus Jujur Memperlakukan Alam!

Menteri Siti menjelaskan, alam perlu diperlakukan secara proporsional, dan tidak primitif dimanfaatkan hanya untuk mengeruk keuntungan segelintir orang, dengan merugikan banyak rakyat lainnya. Untuk itulah secara filosofis dan dalam praktisnya, sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam.

''Manusia hendaknya tidak hanya 'mengambil' tetapi juga harus 'memberi'. Contohnya, ketika mengambil air dari alam, maka kelestarian hutan dan mata air harus tetap terjaga,'' ingat Menteri Siti.

BACA JUGA: Trump Mundur dari Perjanjian Paris, Menteri LHK: Kita tak Diperintah Amerika

Kebakaran hutan dan lahan, serta maraknya pencemaran, menjadi contoh lain tantangan yang sering mengancam lingkungan manusia. Untuk itulah dibutuhkan rasa tanggungjawab semua pihak.

Pada peringatan HLH tahun 2017, tema yang dipilih Badan Lingkungan Hidup Dunia atau United Nations Environment Programme (UNEP), yaitu 'Connecting People to Nature' atau 'Menyatu dengan Alam'.

''Tema ini mengingatkan kita akan kewajiban memanfaatkan kekayaan alam karunia Tuhan dengan sebaik-baiknya, demi keberlangsungan hidup manusia,'' kata Menteri Siti.

Peringatan HLH 2017 digelar secara serentak di seluruh daerah di Indonesia. Berbagai acara pendukung digelar, seperti penanaman pohon, pameran lingkungan, kegiatan kebersihan, dan lainnya. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menyulap Areal Bekas Tambang Jadi Pasar Ramah Lingkungan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler