Debat Pilwali Surabaya: Eri-Armuji Berkomitmen Lanjutkan Program Bu Risma

Rabu, 04 November 2020 – 21:06 WIB
Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji. Foto: source for JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji menegaskan komitmen untuk melanjutkan program terbaik yang selama ini sudah ditelurkan oleh Wali Kota Tri Rismaharini.

Eri mengatakan hal tersebut saat pemaparan visi-misi pada Debat Cawali Tahap I di Surabaya,  Rabu (4/11) malam.

BACA JUGA: Jelang Debat Pilkada, Eri Cahyadi Minta Restu Guru dan Sahabat

Cawali Surabaya nomor urut 1 ini mengatakan, dirinya dan Armuji akan membangun Kota Surabaya dengan kualitas internasional, dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat berkualitas, kota yang kondusif untuk membangun usaha dan mengekspresikan diri.

"Kami berterima kasih kepada Bu Risma yang sudah menjadikan Kota Surabaya menjadi kota yang maju dan berjaya sejauh ini. Kami komitmen untuk melanjutkan program yang sudah baik yang dilakukan Bu Risma,” kata Eri.

BACA JUGA: Bu Risma: Saya Percayakan Mas Eri Cahyadi Meneruskan Kota Surabaya

Selain akan melanjutkan keberhasilan program-program yang sudah dilakukan oleh Risma, Eri juga berkomitmen untuk mengubah dan mentranformasi Kota Pahlawan agar menjadi lebih baik lagi.

Eri ingin Kota Surabaya bisa membuat arek-arek Surabaya yang berada di manapun berada, bangga dengan adanya Kota Pahlawan.

BACA JUGA: Sebelum Tutup Usia, Ki Seno Nugroho Minta Dijemput

“Kami ingin membuat bangga arek-arek Suroboyo,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga berjanji akan membawa Surabaya bisa melewati masa sulit di tengah pandemi Covid-19 ini dengan berbagai program yang akan mereka berikan.

Dia akan bekerja keras agar tidak ada rakyat Surabaya yang terlantar karena tidak bisa berobat, tidak ada anak yang putus sekolah karena orang tuanya tidak bisa membiayai, dan tidak boleh ada rakyat yang tidak bisa makan karena kehilangan pekerjaan.

“Kami akan menggunakan APBD untuk menggerakkan ekonomi rakyat, dan menciptakan iklim investasi dan partisipasi semua lapisan masyarakat di Kota Surabaya,” katanya.

Mantan Kepala Bappeko itu pun juga memenyinggung mengenai nilai APBD Surabaya yang bernilai Rp 10 triliun. Ia ingin nilai sebesar itu agar seutuhnya bisa menjadi anggaran untuk rakyat. Ia mengatakan, setiap rupiah dari APBD Surabaya harus untuk kepentingan rakyat.

“Surabaya harus menjadi kota yang diakui dunia, dengan kualitas birokrasi terbaik, di mana rakyat bisa menempuh pendidikan dan kesehatan secara gratis. Satu hal yang harus diketahui, ketika kami terpilih, kami akan melanjutkan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai. Kami akan membawa Surabaya lebih baik lagi,” pungkasnya. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler