Demam Berdarah Menyerang, 49 Nyawa Melayang

Jumat, 30 Januari 2015 – 20:18 WIB
Demam Berdarah Menyerang, 49 Nyawa Melayang. Foto Radar Madura/JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA - Korban meninggal dan status kejadian luar biasa (KLB) akibat demam berdarah(DB) di Provinsi Jawa Timur terus bertambah. Total korban yang meninggal karena sengatan nyamuk Aedes aegypti sudah mencapai 49 orang.

Artinya, ada tiga nyawa yang melayang selama dua hari terakhir. Sebab, per 28 Januari 2015, jumlah korban yang meninggal masih 46 orang.

BACA JUGA: Sekjen Madani Anggap Rekomendasi Tim 9 Terlalu Prematur

“Memang penderita DB yang meninggal berjumlah 46 orang. Kini bertambah tiga orang lagi,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Harsono seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Jumat (30/1).

Selain jumlah korban meningkat, jumlah kabupaten/kota yang ditetapkan KLB DB pun terus bertambah. Hingga Rabu lalu, 19 kabupaten/kota berstatus KLB. Per kemarin, KLB sudah terjadi di 21 kabupaten/kota.

BACA JUGA: 159 Instansi Belum Umumkan Kelulusan CPNS

Harsono mengungkapkan, dua daerah baru KLB adalah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Bangkalan. Di Pasuruan, ditemukan 28 kasus DB dan di Bangkalan 117 kasus. Dengan demikian, Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo makin diapit wilayah KLB.

Sebelumnya, daerah yang berdekatan dengan Kota Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, memang sudah dinyatakan KLB DB. Yakni, Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA: KPK Kembali Panggil Budi Gunawan Minggu Depan

Harsono berharap, kasus DB segera tertangani. “Kami harap, jangan ada korban meninggal karena DB lagi. Status KLB di beberapa kabupaten/kota juga jangan bertambah sehingga jumlah kasus DBD di Jatim dapat ditekan,” tuturnya. (nur/jee/awa/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kompolnas Bantah Jokowi Minta Nama Kapolri Baru


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler