Demi Janda, Istri dan Anak Ditelantarkan

Dibalik Disharmonisasi Keluarga di Batam

Senin, 17 Januari 2011 – 08:50 WIB
13 tahun menikah bukanlah jaminan akan keharmonisan dan kebahagiaan sebuah rumah tanggaApalagi, ada orang ketiga di dalamnya.
-----------------------------------------------------
Laporan: WILLIAM SEIPATTIRATU, Baloi (Batam Pos/JPNN)
----------------------------------------------------
Wajah Herman dan Handayani terlihat kusam

BACA JUGA: Ade Purnama si Penggagas Sahabat Museum

Mata keduanya memerah karena hampir semalaman tidak bisa tidur setelah dikeler polisi dari rumah kontrakan mereka di Batubatam, Baloi sejak MInggu (16/1) dini hari


Keduanya duduk berdampingan dengan perasaan tidak menentu

BACA JUGA: Heboh Gaya Fast and Furious Angkot Kota Padang

Pasalnya, dua penyidik telah menunggu mereka di ruang Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polresta Barelang


Mereka adalah terlapor dalam dugaan kasus perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan Armal Zenti, yang tak lain istri sah dari Herman.

Dalam laporannya, wanita 37 tahun itu mengaku telah dikecewakan, dikhianati serta ditelantarkan oleh suaminya selama hampir tujuh bulan terakhir.

Padahal, Herman memiliki tanggungjawab menghidupi empat orang anak, yang dua di antaranya cacat seumur hidup karena lumpuh.

Lama memendam perasaan tidak menyenangkan akibat ulah Herman yang tak pernah pulang ke rumah dan dikabarkan telah menikah siri dengan wanita lain, Armal akhirnya mencari jejak pria 37 tahun itu ke rumah kontrakan barunya di kawasan Batubatam.

Bersama seorang sekuriti, Armal nekat mendobrak pintu rumah tersebut

BACA JUGA: Jaya Setiabudi, Pengusaha Muda yang Getol Mendidik Entrepreneur Baru

Ia mendapati suaminya itu bersama Handayani, janda satu anak yang disebutnya "penghancur rumah tangga orang".

Kecewa, kantor polisi menjadi tempat curhatnya, dengan harapan  suaminya bisa berbalik padanya dan kembali merajut kehidupan rumah tangga seperti 13 tahun silam.

Namun sepertinya upaya Armal mendapat haknya itu sulit terwujudHerman tetap memilih sang janda yang dikenalnya sejak 1,5 tahun lalu itu.

Pasalnya, menurut Herman, beberapa tahun terakhir, ia tak lagi merasa cocok dengan sang istri"Kami sering cek-cok dalam banyak halSalah satunya adalah maalah pekerjaan saya," kata Herman yang mengaku seorang supir lori crane ini kepada Batam Pos di Mapolresta Barelang, kemarin (16/1).

Ia juga menampik semua tudingan ArmalHerman mengaku walau hatinya  telah berpindah ke wanita lain ia masih tetap menafkahi empat anaknya.

Bahkan kata dia, dua anaknya yang lumpuh itu diajaknya tinggal bersama dirinya dan dan Handayani istri barunya itu.

"Armal tahu kok sejak awal kalau saya sudah menikah siri dengan dia (Handayani,red)Dua anak kami yang lumpuh itu bahkan diberikannya ke saya dan Handayani untuk merawat mereka," katanya.

Handayani mengamini ucapan suami keduanya ituJanda satu anak asal Jawa Timur ini mengatakan, dua anak Herman dan Armal itu kini hidup akur bersama satu orang anak hasil pernikahan pertamanya.

Polisi sendiri masih melakukan penyidikan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini

"Masih kami selidiki kasusnyaSemua yang terlibat akan kita mintai keteranganIni kasus KDRT," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Aries Andhi.(*)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketika Mooryati Soedibyo Menyerahkan Kendali Mustika Ratu kepada Anaknya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler