Demi Menyelidiki Kecurangan Pemilu 2024, Ganjar: Hak Angket Paling Bagus 

Rabu, 21 Februari 2024 – 19:07 WIB
Ganjar Pranowo saat Debat Capres Pemilu 2024 di KPU, Selasa (12/12/2023) malam. Foto/Arsip: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo mengatakan hak angket di DPR RI bisa menjadi momen semua pihak membuktikan terjadi atau tidaknya kecurangan selama pelaksanaan Pemilu 2024.

Hal demikian yang membuat pria berambut putih itu mendorong partai yang bercokol di parlemen menggunakan hak angket terhadap dugaan kecurangan pada pesta demokrasi yang baru saja digelar.

BACA JUGA: Ganjar Usul Ajukan Hak Angket Kecurangan Pemilu, AHY: Harus Move On

Awalnya, Ganjar bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) melaksanakan rapat sehari setelah pencoblosan.

Dalam rapat itu, katanya, semua pihak bersepakat terjadi anomali suara dan kejanggalan dari sistem berkaitan rekapitulasi.

BACA JUGA: AHY Jadi Menteri Dinilai Sekadar Bagi-Bagi Kursi, Bukan Solusi

“Apakah benar terjadi situasi anomali-anomali, jawabannya iya. Apakah benar sistemnya ini ada kejanggalan jawabannya iya. Apakah benar ada cerita-cerita di masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan jawabannya iya,” kata dia kepada awak media di Jakarta, Rabu (21/2).

Ganjar mengatakan KPU sebagai penyelenggara pemilu perlu dimintai klarifikasi oleh DPR menyikapi berbagai kejanggalan dalam kontestasi politik.

BACA JUGA: Reaksi AHY Ditanya soal KSP Moeldoko Tak Hadiri Pelantikannya di Istana, Waduh

"Kalau ingin melihat, membuktikan, dan mengetahui, hak angket paling bagus, karena menyelidiki, di bawahnya interpelasi,” ungkap alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Ganjar dari situ mendorong DPR bisa bergerak menyikapi segala kejanggalan dalam pemilu, setidaknya meminta klarifikasi. 

Misalnya, DPR bisa menanyakan soal kabar suara paslon di sebuah TPS yang lebih dari 300, sedangkan surat untuk setiap lokasi pencoblosan biasanya sekitar di angka yang sama.

"Kok, melebihi 300 ini, kan, anomali, masak diam saja. Semestinya DPR segera ambil sikap undang penyelenggara Pemilu 2024, undang masyarakat, sehingga mereka bisa menyampaikan," kata Ganjar. (ast/jpnn.com)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler