Demokrat Tawarkan Kursi Menteri ke PDIP

Rabu, 24 November 2010 – 17:47 WIB

JAKARTA - Seiring semakin kuatnya sinyal reshuffle kabinet, Partai Demokrat berusaha menarik PDI Perjuangan agar bergabung ke jajaran partai koalisi pendukung pemerintahan SBY-BoedionoDemokrat sebagai the ruling party, juga sidah siap berbagi kursi menteri dengan PDIP.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok saat dihubungi di Jakarta

BACA JUGA: Hermanto dan Chairul Resmi jadi Anggota MPR

Rabu (24/11)
"Kita dengar ada kader-kader PDIP yang ingin jadi menteri

BACA JUGA: Kemendagri Proses SK Pelantikan Wako Tomohon, Minut dan Manado

Kita ingin akomodir saja," ucap Mubarok.

Menurut mantan wakil ketua umum Partai Demokrat itu, pihaknya juga sudah membicarakan tawaran tersebut ke PDI Perjuangan
"Kita terus berkomunikasi dengan PDIP," tandasnya.

Namun demikian Mubarok mengakui, belum tentu partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menerima tawaran Demokrat

BACA JUGA: Golkar dan PDI-P Beda soal Garuda

"Cuma tergantung di Ibu Mega sajaDari dulu kan tergantung Bu Mega," ulasnya.

Ditanya apakah tawaran kursi di kabinet ke partai pemenang pemilu 1999 itu sebagai upaya Demokrat untuk mendepak Golkar dari koalisi, Mubarok menepis anggapan itu"Ini untuk kebaikan bangsa," pungkasnya.

Sumber di penting di Demokrat mengungkapkan tawaran untuk PDIP itu agar bergabung dengan koalisi adalah dua kursi menteri dan dua posisi Duta Besar.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Publik Masih Ingin Gubernur Dipilih Langsung


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler