Dendam Masa Lalu, Guru Ekskul Cabuli 15 Siswa dari 5 Sekolah

Rabu, 24 Juli 2019 – 22:49 WIB
Pelaku pencabulan ditangkap. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - RS seorang guru ekstrakurikuler di lima SMP nekat mencabuli 15 siswanya. Aksi RS terhenti setelah ditangkap Polda Metro Jaya

"Pelaku ini guru. Seorang yang seharusnya menjadi orang tua korban di sekolahan. Ini sudah keterlaluan,'' kata Kabidhumas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

BACA JUGA: Guru SD - Mantan Murid Tepergok di Ruangan Terkunci, Bukan Pertama Kali

Barung menyebutkan, pelaku merupakan guru ekstrakurikuler di lima SMP di Surabaya Selatan. RS berbuat tidak senonoh sejak tiga tahun lalu. Mulai pertengahan 2016 hingga 2019.

BACA JUGA  : Bejat ! Guru Cabuli 6 Siswa Saat Sedang Berzikir

BACA JUGA: Detik – detik 2 Bocah Dibawa ke Tempat Sunyi, Teriak Keras, Akhirnya…

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana menjelaskan, pelaku melakukan pencabulan karena pernah mengalami trauma akibat perbuatan yang sama saat kecil.

Modus RS adalah memberikan syarat tertentu bagi siswa yang ingin masuk kelompok inti kegiatan ekstrakurikuler tersebut.

BACA JUGA: Ibu Kaget Lihat Lendir di Celana Putrinya, Astagaaaa

''Ada tujuh syarat yang ditentukan. Syarat itu mengandung unsur pornografi,'' ungkapnya.

Menurut dia, satu per satu korban dicabuli di rumah tersangka. Caranya, melakukan berbagai tindakan cabul yang dianggap sebagai tahap seleksi.

Jika dianggap memenuhi syarat, korban dinyatakan lulus. ''Perlu diingat, seluruh korban adalah laki-laki,'' tegasnya.

Festo menyatakan, tersangka melakukan perbuatan tersebut karena fantasi dan dendam. Namun, tampaknya faktor dendam perlu kembali dicocokkan dengan pemeriksaan psikologis.

Mantan Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim itu mengungkapkan, aksi cabul tersebut terbongkar setelah ada laporan dari orang tua korban pada awal Juni lalu.

BACA JUGA : Oknum Guru Cabuli 9 Murid

 

Laporan itu bermula dari kecurigaan orang tua korban yang merasa aneh lantaran anaknya lebih tertutup dan pendiam setelah mengikuti ekstrakurikuler tersebut.

Setelah didesak, korban akhirnya berterus terang. ''Kami terus menelusuri laporan itu. Hasilnya, memang ada 15 siswa yang menjadi korban,'' jelasnya.

RS ditangkap di rumahnya pada Kamis (18/7). Polisi menyita handphone dan alat isap vaporizer. Alat tersebut digunakan tersangka sebelum dan sesudah mencabuli korban.

Penyidik menduga RS memiliki kelainan seksual. Namun, untuk mendalaminya, polisi bakal mengetes kejiwaan pelaku.

Sudah dua kali terjadi kasus pencabulan oleh oknum guru. Sebelumnya, Polda Jatim juga menangkap seorang guru yang mencabuli siswanya. Kasus itu kini masih disidik. (den/c14/eko/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Saat Ibu Pergi, Ayah Beraksi, Sang Anak Akhirnya Berbadan Dua


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler