Deretan Fakta Kasus Mantan Ketua RT Mencabuli Ibu dan 2 Anak Perempuan, Baca Nomor 1

Jumat, 24 Desember 2021 – 09:36 WIB
S (47), pelaku kasus pencabulan ibu dan dua anak perempuan, saat di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (23/12). Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

jpnn.com, BEKASI - Seorang ibu berinisial SA (40) dan dua anak perempuannya menjadi korban pencabulan di kawasan Perumahan Puri Gading Alam Raya, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Pelaku pencabulan itu merupakan pria berinisial S (47), mantan ketua RT setempat.

BACA JUGA: Fakta Mencengangkan Kasus Mantan Ketua RT Mencabuli Seorang Ibu dan 2 Anak, Ternyata

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi mengatakan dua anak korban berinisial BA (17) dan KM (10) terlebih dahulu menjadi korban nafsu bejat pelaku.

Kedua anak itu pun sempat bungkam dan tidak bercerita kepada siapa pun.

BACA JUGA: Unggul Jauh, KH Yahya Cholil Staquf Kantongi 327 Suara, Kiai Said 205

Saat SA juga menjadi korban, kedua anak itu baru mengaku kepada orang tuanya.

Polisi yang mendapat laporan pencabulan itu pun langsung bergerak melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Gempar! Ada Mayat Wanita Telentang di Tebing Karang Boma, Polisi Ungkap Petunjuk Ini

"Kami melakukan penyelidikan dan pada 22 Desember 2021 melakukan penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Aloysius di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (23/12).

Pelaku S kini sudah ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota. Dia dijerat dengan Pasal 289 KUHP dan Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Berikut fakta-fakta kasus pencabulan itu:

1. Modus Pelaku

Aksi bejat pelaku pertama kali terungkap pada Senin (27/9) pagi. Saat itu pelaku menawarkan jasa pijat kepada SA yang mengaku sakit lambung. Korban pun menerima tawaran pelaku.

"Lalu, pelaku menyuruh korban tidur di sofa. Pelaku kemudian memberi tahu korban bahwa titik yang harus dipijat, yakni, bagian perut," ujar Aloysius.

BACA JUGA: Habib Bahar bin Smith: Sebagai Warga Negara yang Baik, Saya Tidak akan Mangkir

Pelaku kemudian memijat perut korban. Pelaku yang makin terangsang malah mencium kening dan sempat meremas payudara korban.

Korban yang terus menolak aksi pelaku membuat mantan ketua RT itu menghentikan aksinya.

2. Ibu Jadi Korban, Dua Anak Mengaku

Sesaat setelah pencabulan terhadap korban, dua anak perempuan menyampaikan pengakuan mengejutkan.

Kedua anak korban ternyata juga pernah menjadi korban pencabulan pelaku. Pelaku pernah menempelkan alat vitalnya ke punggung BA. Adapun KM pernah dicium dan dipeluk pelaku.

"Jadi, setelah kejadian ibunya baru anak-anak korban berani bercerita," ujar Aloysius.

3. Banyak Korban

Ketua RT setempat, Syamsudin mengatakan ternyata pelaku tidak hanya mencabuli tiga orang, tetapi totalnya sembilan orang.

"(Korban) yang ketemu saya langsung dua, dengan Pak Y (suami SA) tiga, jadi lima. Terus yang telepon itu empat (orang), karena memang sudah pindah (rumah)," kata Syamsudin saat dikonfirmasi, Kamis (23/12).

4. Warga Syukuran

Penangkapan S membuat warga setempat lega. Pasalnya, sudah banyak yang menjadi korban nafsu bejat pelaku.

Syamsudin mengatakan warga bahkan berencana menggelar syukuran atas penangkapan S.

"Sudah terealisasi (pelaku ditangkap) ini ya, kami akan syukuran mungkin," ujar Syamsudin. (cr1/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler