Di DPR Ramai, Pemerintah Masih Santai

Soal Wacana Kenaikan Parliamentary Threshold

Jumat, 04 Juni 2010 – 15:30 WIB
Mendagri Gamawan Fauzi.

JAKARTA - Partai politik di DPR RI saat ini sedang meributkan soal kenaikan parliamentary threshold (ambang batas perolehan suara bagi parpol agar bisa diikutkan dalam penghitungan kursi di DPR)Namun sejauh ini, pemerintah justru santai saja.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, menyatakan bahwa kementrian yang dipimpinnya sampai saat ini belum membahas soal kenaikan PT

BACA JUGA: Gamawan Fauzi Terima MIPI Awards 2010

"Saya belum bahas itu
Kita akan bahas nanti bersama-sama dengan dewan," ujar Gamawan saat ditemui usai salat Jumat di kantornya.

Meski demikian Gamawan mengakui bahwa pihaknya sependapat dengan niatan untuk menyederhanakan jumlah parpol

BACA JUGA: Wakil Kada Seharusnya Pejabat Karier

Pasalnya, semangat penyederhanaan jumlah parpol juga sudah ada di UU
"Boleh multi partai, tapi lebih sederhana

BACA JUGA: Pansel Pimpinan KPK Akan Jemput Bola

Jangan terlalu banyak," sambung Gamawan.

Hanya saja mantan Gubernur Sumatera Barat itu belum dapat memastikan mekanisme untuk menyederhanakan jumlah parpol"Apakah jalannya dengan parliamentary threshold yang diajukan sampai ke daerah atau sistem lainKita coba mengkajinya," tandasnya.

Gamawan menyebutkan, Ketua Komisi II DPR, Chairuman Harahap malah sudah menyebutkan agar PT tidak hanya diberlakukan untuk kursi DPR RI, tetapi juga sampai daerah"Alasan Pak Chairuman, agar penyederhanaan juga sampai di daerahKarena ada yang tidak lolos PT di pusat, tapi di daerah lolosItu saya kira itu baik juga," tukasnya.

Seperti diketahui, saat ini di DPR bergulir usulan untuk menaikkan angka PT dari 2,5 persenMeski demikian pro dan kontra mewarnai wacana itu, karena menaikkan PT dianggap memberangus parpol yang memiliki sedikit kursi di DPR RI.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... SKPP Dibatalkan, KPK Pasrah ke Kejaksaan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler