Diajak Kekasih Menikah, Perempuan Muda Ini Nekat Lompat dari Sepeda Motor

Selasa, 01 Agustus 2017 – 12:14 WIB
Jajaran Polsek Saribudolok memediasi permasalahan MSa dengan kekasihnya KMe di Puskesmas Saribudolok, Senin (31/7). Foto: Prayoga Girsang/Metro Siantar

jpnn.com, SIMALUNGUN - Seorang perempuan berinisial MS, 23, nekat melompat dari boncengan sepeda motor kekasihnya, KM, 26.

Diduga warga Dalig Raya, Kecamatan Raya, Simalungun, Sumut, itu nekat melompat karena cekcok soal nikah.

BACA JUGA: Saya Pengin Bebas Pak, Undangan Sudah Disebar

Menurut informasi, peristiwa itu berlangsung di Saribudolok tepatnya di Jalan Menuju Situri-turi, Senin (31/7/17) sekira pukul 09.00 Wib.

Warga kemudian menemukan korban tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tak sadarkan diri.

BACA JUGA: Alasan Mau Cari Kucing, Eh, Malah Nyosor Ajak Janda Cantik Ini Begituan

“Awalnya kami mengira dia dibegal. Karena ada tadi yang melihat bahwa dia naik sepeda motor,” ujar salah seorang warga bermarga Girsang yang ikut memberikan pertolongan terhadap korban.

Korban kemudian dilarikan dilarikan ke Puskesmas Saribudolok dengan ambulans.

BACA JUGA: Berenang di Kolam, Dua Siswa SMP Silimakuta Tewas Tenggelam

“Langsung kami laporkan ke polisi dan korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan,” katanya seperti dilansir New Tapanuli (Jawa Pos Group) hari ini.

Setelah mendapatkan pertolongan, korban sadarkan diri dan dimintai keterangan oleh kepolisian. Korban mengaku melompat dari boncengan sepeda motor kekasihnya berinisial KM (26), warga Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimakuta.

“Nekat aku kulompat dari sepeda motornya tadi,” kata MS.

“Nggak sanggup aku, Bang. Kami berpacaran sudah enam bulan. Rencana kami nikah, tapi lain-lain jawabannya. Makanya aku lompat,” katanya lagi.

Tak lama kemudian, kekasih korban KM datang ke Puskesmas dan menjelaskan keduanya cekcok kecil di atas sepeda motor. KM mengaku akan bertanggung jawab dan akan mempertahankan hubungan mereka hingga ke pelaminan.

“Berlawanan cakap kami tadi memang. Dia minta pulang, tapi kubilang ke kampung kita dulu. Tapi tak mau dia, dilompatnya. Kulihat berdiri dia, kutinggalkan,” aku KM.

“Padahal udah aku bilang semua aku tanggungjawabi. Tapi dia tetap mengatakan akan pulang,” lanjut Munthe menjelaskan.

Kapolsek Saribudolok melalui Kanit Reskrim Iptu S Sinaga membenarkan hal tersebut. Saat ini pihaknya mencoba untuk memediasi permasalahan tersebut agar diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ya, sudah kita tangani. Kita upayakan agar diselesaikan secara kekeluargaan,” jawab Kanit. (pg/ms/nt)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Slamet, Remaja yang Menikahi Nek Rohaya: Semalam Aku Memanah


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler