Didemo, Menkeu Pulang Cepat

Minggu, 31 Januari 2010 – 03:44 WIB
DEMO - Massa dari Komite Aksi Pemuda Antikorupsi (KAPAK) berunjuk rasa saat diskusi yang dihadiri Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Sabtu (30/1). Foto: Syamsuddin Nasoetion/Rakyat Merdeka.
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati nampak menikmati undangannya sebagai pembicara diskusi mingguan Trijaya FMNamun, perhatiannya harus terusik teriakan-teriakan "maling" yang diserukan Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) dari luar tempat acara

BACA JUGA: Tiga Menteri Urus Dampak Lumpur

Melihat situasi itu, Menkeu langsung meninggalkan acara diskusi yang disiarkan langsung itu.

"Maaf, saya tidak bisa mengikuti sampai selesai, karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan," kata Menkeu mengakhiri pembicaraan diskusi yang berlangsung di kafe Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/1) kemarin itu
Selain Menkeu, diskusi tersebut menghadirkan tiga pengamat ekonomi, yakni Yanuar Rizky, Fadhil Hasan dan Faisal Basri.

Padahal, jarum jam saat itu baru menunjukkan pukul 09.50 WIB, alias masih menyisakan satu jam lebih ketersediaan waktu

BACA JUGA: Sudah 748 TKI Tewas di Malaysia

Ketika itu, diskusi bertajuk "100 Hari Pemerintahan Bidang Ekonomi" itu baru menyelesaikan sesi I pembicaraan.

Kedatangan Menkeu pada saat diskusi itu sendiri sudah diharap-harap oleh para pemburu berita
Pada awal diskusi pukul 09.00 WIB, baru ada tiga pembicara minus Menkeu yang sudah hadir

BACA JUGA: Dirut Semen Gresik Jadi Wisudawan Doktor UI

Karena tuntutan acara, moderator Latif langsung memulai diskusi yang dipancarkan ke jaringan Trijaya itu tanpa menunggu Menkeu.

Sekitar 20 menit diskusi berjalan, akhirnya pembicara yang ditunggu-tunggu itu datangMenkeu tiba dengan mobil dinas RI 20Mengenakan gaun batik warna ungu, Menkeu datang saat jeda iklan diskusi berlangsungSetelah itu, paparan Menkeu terkait program 100 hari pun disampaikan.

Diskusi pun berlangsung lebih hidupSama sekali tidak ada topik terkait polemik kasus Bank Century ditanyakan kepada MenkeuSeperti yang diduga, Menkeu pun menjadi aktor utama pengisi diskusiHampir semua tanggapan dari pengamat ekonomi langsung diresponTerutama kritikan pengamat pasar modal Yanuar Rizky yang menilai perlunya harmonisasi arus moneter dan fiskal di dunia perbankan.

Namun di tengah diskusi, tepatnya di pinggir jalan raya Cikini, datang puluhan aktivis dari KAPAKMereka datang lengkap dengan atribut poster-poster bergambar Menkeu dengan Wapres Boediono yang sudah dicoreng-moreng"Sri Mulyani Maling!" teriak para aktivis itu berulang-ulangAksi itu langsung dijaga sekitar 50 anggota polisiTeriakan-teriakan itu terdengar sampai di ruang diskusiSejumlah aktivis KAPAK sempat mencoba masuk ke dalam kafe, namun berhasil dicegah oleh aparat kepolisian.

Aksi itu nampaknya tak selesai sampai Sri Mulyani mengakhiri diskusinyaMenkeu nampaknya melihat situasi semakin tak kondusifSetelah memberikan penjelasan terkait reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan, Menkeu langsung pamit untuk meninggalkan acara.

Dengan kawalan ketat, Menkeu langsung menuju mobil dinasnyaSebelum memasuki mobil dinas, Menkeu sempat melemparkan senyum ke arah demonstran sambil melambaikan tanganSaat tiba di pintu belakang sebelah kiri mobilnya, Menkeu juga sempat mengacungkan ibu jari tanda jempol kepada demonstranDiskusi kembali berlanjut hanya dengan pandangan dari tiga pengamat ekonomi(bay)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Berita Kota Wujud Brutalisme Bisnis Media


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler