Diduga Ada Surat Suara Tercoblos di Arab Saudi, Bawaslu: Sedang Berproses

Senin, 12 Februari 2024 – 22:22 WIB
Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty saat memberikan keterangan di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Senin (12/2/2024). (ANTARA/Rio Feisal)

jpnn.com - JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bergerak cepat menanggapi dugaan sejumlah surat suara untuk Pemilu 2024 sudah tercoblos di Arab Saudi.

Menurut anggota Bawaslu Lolly Suhenty pihaknya kini sedang melakukan penelusuran terkait hal tersebut.

BACA JUGA: Polsek jadi Pangkal Gerak Pasukan Saat Eskalasi Pemilu Meningkat di Kota Jayapura

Bawaslu, kata Lolly, juga sedang menelusuri dugaan perusakan terhadap sejumlah surat suara di Arab Saudi.

"Nanti saya cek dulu karena saya harus cek ke Divisi Penanganan Pelanggaran," ujar Lolly di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Senin (12/2).

BACA JUGA: Masa Tenang Pemilu, PP Hima Persis Ingatkan Jangan Menyebar Hoaks

Dia mengatakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Bawaslu adalah berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwaslu LN).

"Kami pun sudah meminta laporan hasil pengawasan jajaran panwaslu luar negeri. Itu sedang berproses di mereka," ucapnya.

BACA JUGA: Dirty Vote Muncul di Masa Tenang Pemilu, Masyarakat Diminta Tetap Berpikir Jernih

Lolly menegaskan Bawaslu Bawaslu berkomitmen menelusuri laporan yang telah diterima, terutama berkaitan dengan perusakan surat suara.

"Intinya, seperti kemarin, kami terima video soal surat yang dirusak, diduga dirusak, maka ini sedang dilakukan penelusuran," katanya.

Dugaan sejumlah surat suara tercoblos dikicaukan akun media sosial X, @brother_djon pada Sabtu (10/2) pukul 20.02 WIB.

"Ustadz Abdul Wahid ketika nyoblos (mencoblos, red) di Mekah ternyata nomor 2 sudah tercoblos, kecurangan yang nyata Kisanak astaghfirullah ....," demikian tulis akun @brother_djon.

Kicauan tersebut diunggah ulang hingga 14 ribu kali hingga Senin, Pukul 12.20 WIB.

Kemudian, disukai sebanyak 46.000 kali dan 3,2 juta tayangan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan peserta Pemilu 2024 sebanyak 18 partai politik nasional, yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

Selain itu, pemilu anggota legislatif (pileg) juga diikuti enam partai politik lokal, yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

KPU RI juga telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Setelah masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada tanggal 11—13 Februari. Selang sehari, 14 Februari 2024, pemungutan suara pileg, termasuk Pemilu Anggota DPD RI, bersamaan dengan Pilpres 2024. (Antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rektor IAIN Ponorogo Serukan Pemilu Damai Tanpa Provokasi


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler