Dikeluhkan Pengguna, Zoom Jawab Melalui Versi Terbaru

Jumat, 24 April 2020 – 03:01 WIB
Aplikasi Zoom di Perangkat Laptop. Foto: Sky News

jpnn.com - Menjawab masalah keamanan seiring lonjakan pengguna dalam beberapa pekan terakhir, Zoom pun meningkatkan aplikasinya melalui versi terbaru, Zoom 5.0.

Dikutip dari Reuters, Kamis, Zoom kini memiliki lebih dari 300 juta pengguna setiap hari, bertambah 100 juta pengguna dalam 22 hari terakhir, kendati aplikasi itu dihujani kritik dari pakar keamanan siber dan pengguna mengenai keamanannya.

BACA JUGA: Kementerian Pertahanan Terbitkan Edaran Penting Soal Zoom

Pengguna Zoom melonjak seiring dengan perkantoran, maupun sekolah di berbagai belahan dunia yang mewajibkan untuk tetap berada di rumah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona.

Namun, sejumlah masalah, termasuk "Zoombombing" di mana tamu yang tidak diundang masuk dalam rapat, membuat sejumlah perusahaan, maupun institusi pendidikan dan pemerintah di sejumlah negara berhenti menggunakan platform tersebut.

BACA JUGA: Heboh! Gambar 2 Pria Tanpa Busana Muncul Saat Diskusi Wantiknas di Zoom

Menanggapi hal itu, Zoom mengatakan akan meluncurkan versi baru aplikasi, Zoom 5.0 pada pekan ini.

Zoom, yang bersaing dengan Team milik Microsoft dan Webex milik Cisco, juga telah meluncurkan rencana 90 hari untuk meningkatkan keamanan aplikasi, dan telah menunjuk mantan kepala keamanan Facebook, Alex Stamos, sebagai penasihat.

BACA JUGA: Bukan Zoom, Ternyata Pak Jokowi Pakai Aplikasi Konferensi Video dalam Negeri untuk Ratas

Zoom mengatakan telah melakukan beberapa perubahan pada antarmuka pengguna, termasuk menawarkan perlindungan kata sandi dan memberikan lebih banyak kontrol ke admin rapat untuk memeriksa peserta yang nakal.

Menanggapi kritik bahwa Zoom telah merutekan beberapa data melalui server China, perusahaan tersebut mengatakan admin rapat kini juga dapat memilih wilayah pusat data untuk rapat mereka. (ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler