Dikira Sudah Tobat, Ternyata Masih Simpan 26 Paket Sabu-sabu di Balik Tembok

Rabu, 29 Juli 2020 – 06:17 WIB
Pelaku diborgol. Ilustrasi Foto: JPNN.com

jpnn.com, KEDIRI - Sorang penghuni Lembaga Permasyarakatan kelas 2A Kediri Jawa Timur berinisial DF (30) diperiksa oleh Satnarkoba Polres Kediri Kota.

DF ditangkap setelah ketahuan menyembunyikan sabu di sela-sela tembok di dalam lapas. Perbuatannya terungkap dalam razia yang dilakukan pihak lapas pada dini hari.

BACA JUGA: Satu Ambulans Marinir Siaga di Rumah Purnawirawan TNI Istimewa ini, Siapa Dia?

“Pihak lapas razia kemudian ditemukan sabu lalu menghubungi Polres Kediri Kota. Sabu tersebut di simpan di sela-sela tembok, " kata Kasat Narkoba Polres Kediri Kota AKP Subiyanto.

Pelaku DF kemudian dibawa ke kantor Polres Kediri Kota untuk dilakukan pengembangan penyelidikan.

BACA JUGA: 175 Kilogram Sabu-Sabu dari Jaringan Internasional Hancur tak Bersisa

Saat diinterogasi, warga asal Surabaya ini mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari teman sesama narapidana pindahan dari salah satu lapas di Jawa Timur.

"Keduanya sudah saling kenal di dalam," ungkapnya.

BACA JUGA: Residivis Belum Kenal Tobat, Dua Kali Beraksi Lagi

Barang bukti yang diamankan berupa sabu-sabu seberat 8,8 gram yang sudah dikemasi 26 paket.

Kini pihak Satnarkoba Polres Kediri Kota masih mendalami perkara tersebut. "Pelaku saat ini masih kami periksa ," ujarnya.

Sementara itu diketahui selama Juli 2020, Polres Kediri Kota telah berhasil mengungkap 14 kasus.

Kasus ini diungkap baik dari Satuan Narkoba, Satreskrim pun unit Reskrim jajaran Polsek.

Dari 14 kasus tersebut, tiga di antaranya kasus curanmor, tiga kasus pencurian dengan pemberatan, satu kasus penggelapan dalam jabatan, dan satu kasus pengeroyokan.

"Yang menonjol dalam kegiatan pengungkapan kasus ini, adanya partisipasi aktif masyarakat. Karena adanya informasi dari masyarakat ini para petugas baik dari Polsek pun Polresta melakukan lidik hingga dapat mengungkap kasus ini," Papar AKBP Miko Indrayana, Kapolres Kediri Kota. (ngopibareng/jpnn)

 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler