jpnn.com, SIDOARJO - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Desa Sidokerto, Buduran, Sidoarjo, Jatim.
Korbannya adalah Fitriawatim, yang tidak lain adik kandung pelaku. Yakni, Mochammad Alaikum. Kini masalah itu dalam penanganan Polsek Buduran.
BACA JUGA: Tersinggung, Sesama Saudara Berduel Pakai Senjata Tajam
BACA JUGA : Adik Habisi Kakak Kandung Lantaran tak Tahan Sering Dimarahi
Ihwal perkara tersebut berawal dari Alaikum yang meminjam motor ke korban. Fitri, sapaan Fitriawatim, tidak mempermasalahkan. Eh, kendaraan tersebut ternyata kembali tidak utuh.X
BACA JUGA: Pria yang Hajar Kekasih di Konter HP Ternyata Pernah Pukul Pacar dengan Helm
"Waktu dibawa pulang ada banyak bekas goresan," katanya.
BACA JUGA : Kesal Sering Dimarahi, Anak Bunuh Ibu Kandung
BACA JUGA: Miris, Kakak Adik Kandung Berkelahi Gara-Gara Mangga
Fitri spontan menegur kakaknya. Alaikum saat itu mengaku motor itu memang baru saja terjatuh.
Namun, bukan dirinya yang memakai. "Bilangnya dipinjam teman. Nah, yang jatuhkan itu dia," jelas Fitri.
Ungkapan tersebut tidak membuat korban puas. Fitri tetap ngomel-ngomel. Eh, pelaku ternyata menaruh dendam.
Alaikum langsung ngeloyor pergi. Beberapa jam kemudian, pemuda 34 tahun itu pulang dalam kondisi teler minuman keras (miras). "Langsung teriak-teriak," paparnya.
BACA JUGA : Remaja Brutal! Tikam Ibu Kandung hingga Tewas, 4 Lainnya Kritis
Tidak lama, Fitri menjadi sasaran amukan. Korban kemudian dihajar. Gara-gara penganiayaan itu, perempuan 31 tahun tersebut memar di tangan kiri. Dadanya juga lecet. Begitu juga kepala yang terasa pusing.
"Memang ada laporannya. Masih pemeriksaan saksi-saksi," tutur Kanitreskrim Polsek Buduran Ipda Nanang Mulyono saat dikonfirmasi. (edi/c25/hud/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kenapa Tak Ada Isu Anak dan Perempuan di Debat Pilpres?
Redaktur & Reporter : Natalia