Dinas PU DKI Anggarkan Rp 2,5 T untuk Koridor XIII Transjakarta

Kamis, 07 Agustus 2014 – 06:00 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta menggenjot rencana pembangunan koridor XIII Transjakarta. Proyek senilai Rp 2,5 triliun itu ditargetkan bisa memasuki sesi groundbreaking atau peletakan batu pertama akhir tahun ini.

Wakil Kepala Dinas PU DKI Agus Priyono mengungkapkan, pembangunan koridor XIII Transjakarta yang menghubungkan Blok M-Ciledug itu sudah masuk paket program di unit layanan pengadaan (ULP) DKI. Selanjutnya, akan tayang di ULP DKI untuk dilakukan proses lelang. Jika berjalan lancar dan sesuai dengan rencana, pengerjaan proyek itu bisa dilaksanakan akhir tahun ini.

BACA JUGA: Ngadu di Kompolnas, JIS Yakin Tuduhan Polisi Mengada-ada

’’Itu sudah proses di ULP untuk dilelang. Semoga secepatnya bisa dikerjakan,’’ ujar dia di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/8).

Menurut Agus, pihaknya menganggarkan Rp 2,5 triliun untuk pembangunan koridor XIII. Tingginya anggaran itu disebabkan sebagian jalur akan dibangun dengan konstruksi layang. Nanti konstruksi jalur layang koridor XIII dirancang tidak hanya untuk Transjakarta, tetapi juga bisa digunakan kendaraan lain.

BACA JUGA: Jatah Penghulu Masih Kabur

Dengan kata lain, pembangunan proyek itu juga dimaksudkan untuk menambah rasio jalan di Jakarta. Jadi, jalurnya akan terdiri dari beberapa lajur. ’’Kalau mau tambah road ratio, kami persiapkan juga untuk yang umum,’’ kata dia.

Dia menjelaskan, jalur layang Transjakarta akan dibangun dengan ketinggian 10 meter dan sepanjang 20 kilometer. Bagi penumpang yang naik di halte, disediakan tangga dan eskalator. Selter sebagai tempat naik dan turun penumpang bus berada di atas jalan. Jadi, penumpang Transjakarta di koridor tersebut tak kesulitan menuju halte.

BACA JUGA: Arus Balik di Bandara Soetta Masih Ramai

Pihaknya juga masih mengkaji beberapa titik yang pas untuk pembangunan halte di koridor tersebut. ’’Pokoknya, kami berharap akhir tahun ini sudah peletakan batu pertama,’’ terang Agus.

Selain koridor XIII, ada juga tiga koridor lain yang kini baru dalam proses pengajuan multiyears. Yakni, koridor XV yang menghubungkan Universitas Indonesia (UI) ke Manggarai dan koridor XIV yang menghubungkan Tendean ke Kalimalang. Jika disetujui, akhir tahun akan tayang di ULP untuk selanjutnya dilelang.

Dia berharap, dengan adanya penambahan koridor tersebut, warga terlayani secara maksimal oleh Transjakarta. Pemprov DKI terus berusaha agar pengguna kendaraan pribadi pindah ke layanan transportasi umum. ’’Jika nanti ERP (jalan berbayar) diberlakukan di koridor ini, kita siap,’’ ucap dia. (fai/ilo/dwi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Guru JIS Ditahan, Serikat Pekerja Protes


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler