Diperkosa Perampok Sadis, Sitty Melawan, tapi...

Senin, 27 Februari 2017 – 14:12 WIB
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com - jpnn.com - Sitty (16), pembantu rumah tangga (PRT) di rumah warga Kelurahan Walian Lingkungan III, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulut, jadi korban keberingasan perampok.

Dia dianiaya hingga pingsan, uang jutaan milik majikannya dibawa kabur.

BACA JUGA: Tuh, Wajah-wajah Perampok, Rasain!

Perampokan disertai penganiayaan itu terjadi Jumat (24/02) malam. Pelakunya satu orang yang menyamar sebagai kurir pengantar barang.

Informasi dirangkum dari pihak Kepolisian, di malam kejadian korban sendirian di dalam rumah.

BACA JUGA: Anak Rampok Ibu Kandung: Harta Atau Nyawa?

Tepatnya, sekira pukul 18.30 wita, seorang lelaki dari depan rumah tempat ia bekerja teriak sambil mengatakan jika dirinya mengantar barang yang dipesan majikan korban.

Mendengar teriakan tersebut, korban membuka pintu rumah. Di sana, ia bertatapan dengan lekaki yang tidak dikenalnya.

BACA JUGA: Pasutri Dalang Perampokan, Dor!

Pelaku kemudian memberikan bungkusan. Tanpa rasa curiga, korban mengambil bungkusan itu dari tangan pelaku.

Namun, saat ia hendak menutup kembali pintu rumah, lelaki tersebut mendorong korban lalu mengunci pintu dari dalam rumah.

Merasa dirinya terancam, korban teriak minta tolong. Tapi, pelaku dengan cepat mencekik leher dan membekap mulut korban dengan tangan.

Tak hanya sampai di situ, pelaku mengambil tali lalu mengikat tangan, kaki serta leher korban.

Melihat mangsanya sudah tidak berdaya, lelaki itu berusaha memperkosa korban.

Namun, korban terus memberikan perlawanan. Takut aksinya dipergoki orang, pelaku mengambil batu bata lalu memukul kepala dan wajah korban berulang kali hingga pingsan.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di kepala, tangan, punggung serta pipi. Tak hanya itu, korban juga kehilangan uang sebesar Rp 1,7 juta.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Tomohon, AKBP Monang Simanjuntak, ketika dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas, Ipda Johnny Kreysen, tak menampik adanya kejadian tersebut.

“Pihak korban sudah membuat laporan resmi. Dan, kasusnya sedang didalami pihak Reskrim,” jelasnya.

Kreysen mengimbau, masyarakat Kota Tomohon agar lebih berhati-hati. Kejadian yang menimpa korban menjadi pembelajaran bagi kita.

“Kejadian seperti ini adalah modus para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya, seperti pencurian atau perampokan,” ujarnya. (PM/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dor! Rampok Bersenpi Aniaya Semua Penghuni Rumah


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler