Diseruduk Angkot, Pedagang Bubur itu Tewas Jatuh ke Kali

Senin, 22 Agustus 2016 – 04:16 WIB
Ilustrasi. Foto dok Jawa Pos/jpnn.com

jpnn.com - BEKASI - Nahas benar nasib Nalim. Pria yang berprofesi sebagai pedagang bubur itu tewas setelah diseruduk angkot K-18, di Jalan Raya Sukatani, Desa Sukamulya, Sabtu (20/8) sekitar pukul 10.30 WIB.

Nyawa pria 27 tahun itu tidak bisa diselamatkan karena angkot melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

BACA JUGA: Begini Cara Pemprov Cegah Kebakaran Hutan

Saksi mata, Andi Darussalam (45), pemilik warung di sekitar tempat kejadian, mengatakan, angkot melaju kencang dan tidak stabil.

Saat itu tiba-tiba muncul korban yang menunggangi Kawasaki Kaze berpelat B 6045 FLA.

BACA JUGA: Ayo Dipilih, 4 Nama Untuk Bandara Baru

“Motornya ringsek, angkonya nyebur kali. Saya liat tukang buburnya ikut nyemplung ke kali juga,” kata Andi seperti dilansir dari GoBekasi.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat. Nalim mengalami patah kaki kanan dan pecah kepala. Ia meninggal karena kehabisan darah.

BACA JUGA: Iming-iming Kelola Rp 1 Miliar, Pilkades Bakal Seru

Pengemudi angkot K-18, At (26) bersama rekannya Do (25) langsung diamankan Polsek Sukatani. Kasus ini tengah ditangani Unit Kecelakaan Satlantas Polresta Bekasi Kabupaten. (cr27/gob/chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kisah Yulianti Bangun Queen Jek, Tergiur Penghasilan Tukang Ojek


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler