Dishub Bekasi Rekomendasikan 20 Titik Kumpul Ojek Online

Senin, 23 Oktober 2017 – 04:28 WIB
Driver ojek online. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi merekomendasikan 20 titik kumpul sementara bagi para pengemudi ojek online.

Pengoperasian titik kumpul ojek online ini bisa dimulai pada 1 November 2017 mendatang.

BACA JUGA: Dishub Akui Sulit Pertemukan Ojek Pangkalan dan Ojek Online

“Sudah kami sampaikan melalui paguyuban ojek online yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bekasi Bersatu (FKBB) pada Kamis (19/10) lalu,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana, Minggu (20/10).

Menurut Yayan, 20 titik kumpul sementara itu tersebar dalam delapan lokasi, yaitu Stasiun Bekasi, Mega Bekasi City dan Tol Bekasi Barat, Metropolitan Mall.

BACA JUGA: Ratu Tisha Destria Sudah Biasa Gunakan Jasa Ojek Online

Kemudian Bekasi Cyber Park (BCP), Pekayon, Tol Bekasi Timur, Bulak Kapal, Stasiun Kranji dan Stasiun Bekasi Timur.

Seluruh titik itu dijadikan lokasi mangkal sementara karena aktivitas masyarakat di sana cukup padat.

BACA JUGA: Larangan Ojek Online di Bandung Bentuk Kesewenang-wenangan

“Hal itulah yang dimanfaatkan oleh ojek online guna mengakomodir pergerakan penumpang yang tidak membawa kendaraan pribadi,” katanya.

Yayan mengatakan, pemetaan titik kumpul ojek online ini bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan akibat adanya ojek online yang ngetem di ruas jalan protokol.

Seperti di Jalan Jendral Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Ir. H. Djuanda dan sebagainya.

Selain itu, kehadiran mereka yang ngetem di tepi jalan protokol dalam menunggu penumpang juga bisa merusak estetika kota.

“Makanya kami atur, mau tidak mau dan suka tidak suka mereka harus ikuti aturan yang ada,” katanya.

Sejauh ini, kata Yayan, perwakilan pengemudi ojek online yang diundang dalam sosialisasi itu telah sepakat dengan usulan pemerintah.

Mereka bahkan akan meneruskan sosialisasi itu kepada para ojek online lainnya.

“Ada tiga aplikasi ojek online dan masing-masing kami undang lima orang. Mereka setuju dengan rencana pemerintah,” jelasnya.

Berdasarkan catatannya, ada sekitar 3.200 ojek online yang rutin beroperasi di Kota Bekasi.

Jumlah tersebut diproyeksikan lebih rendah dibanding angka sebenarnya, mengingat banyak ojek online asal Kabupaten Bekasi, DKI Jakarta dan Kabupaten Bogor yang berlalu lalang di Kota Bekasi.(kub/gob)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mal dan Stasiun Diminta Sediakan Lahan Parkir Ojek Online


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler