Disuruh Mengajar di Lapas, Ustaz MS Malah Terjerat Kasus

Jumat, 23 Juni 2023 – 04:59 WIB
Ustaz MS (tengah) yang tepergok membawa narkoba jenis sabu-sabu ke dalam Lapas Banyuwangi. Foto: Humas Kemenkumham Jatim

jpnn.com, BANYUWANGI - Petugas Lapas Banyuwangi mengamankan ustaz berinisial MS.

Dia tepergok membawa sabu-sabu ke lapas.

BACA JUGA: Kronologi Preman Mati di Tangan Sopir Truk, Seorang Pelaku Terbirit-birit

MS menyembunyikan narkoba di dalam dompet STNK yang dikaitkan pada kunci mobil.

Penemuan paket sabu-sabu milik MS tersebut terjadi pada Rabu (21/6) pukul 09.30 WIB.

BACA JUGA: Calon Wakil Presiden Anies Baswedan Ialah....

"Pelaku masuk ke lapas awalnya bertujuan mengajar ilmu agama. Petugas memergoki MS membawa barang haram saat digeledah badannya," ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dilansir JPNN Jatim, Kamis (22/6).

MS ditunjuk salah satu pondok pesantren (ponpes) di daerah Glenmore, Banyuwangi.

BACA JUGA: Tegang, Penangkapan Kurir 28,3 Kg Sabu-Sabu & 10 Ribu Butir Ekstasi

Ponpes itu diketahui menjadi salah satu organisasi yang bekerja sama dalam bidang pembinaan kerohanian warga binaan.

"MS ini baru tiga kali mengajar pembinaan kerohanian di Masjid Lapas Banyuwangi, mengajar setiap hari Rabu," ujar Imam.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto menjelaskan pihaknya selama ini memang bekerja sama dengan beberapa organisasi keagamaan untuk memperkaya khazanah ilmu agama warga binaan.

"Kami ada beberapa ustaz yang mengajar beberapa bidang seperti kaligrafi, sejarah kebudayaan Islam, qira'ah, hingga bahasa Arab," jelas Wahyu.

Menurutnya, petugas sebenarnya sudah curiga dengan gelagat MS sejak sepekan sebelumnya.

Saat itu, MS seusai mengajar meminta petugas kesehatan lapas memeriksa tekanan darahnya.

"Petugas kesehatan kami curiga kalau MS ini seperti orang yang menyalahgunakan narkoba," ungkapnya.

Namun, petugas tidak cukup memiliki bukti sehingga tidak melakukan penangkapan pada saat itu.

"Saat ada momentum dia masuk lagi ke lapas, kami lakukan penggeledahan secara menyeluruh dan akhirnya ditemukan satu paket kristal putih dalam bungkusan plastik klip di gantungan kunci mobilnya," bebernya.

Petugas curiga terhadap benda yang menonjol pada dompet tersebut.

Benar saja, pada saat dibuka ternyata ditemukan satu klip berisi serbuk kristal yang berada di bawah STNK.

“Saat dilakukan tes urin, hasil tes urin MS menunjukkan hasil positif metamfetamin dan yang bersangkutan mengaku mengkonsumsi narkoba tadi malam di kediamannya,” lanjutnya.

Dari pengakuannya, MS mengatakan barang itu digunakan untuk konsumsi pribadi dan tidak ada niatan untuk diselundupkan ke dalam Lapas.

"Petugas lantas melakukan koordinasi dengan Satreskoba Polresta Banyuwangi untuk membantu melakukan pengembangan," kata Wahyu. (mcr12/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Simpan Sabu-Sabu, Pemuda 22 Tahun Ditangkap Polisi


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler