Ditenggat 6 Bulan, IPB Harus Penelitian Ulang

Rabu, 23 Februari 2011 – 22:18 WIB

JAKARTA—Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menginstruksikan Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan penelitian ulang terhadap susu formula berbakteri enterobacter sakazakiiMenurutnya, hal ini untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat.

Dalam melakukan proses penelitian ulang tersebut, lanjut Nuh,  IPB harus segera menyiapkan design penelitian dengan metode surveillance atau pengawasan

BACA JUGA: DPR Duga IPB Diancam Produsen Susu

Proposal yang akan diajukan juga harus bertujuan untuk mengetahui dan memastikan apakah seluruh susu formula yang beredar di Indonesia itu komposisinya aman atau tidak untuk dikonsumsi para bayi.

“Kami targetkan kepada IPB untuk lakukan dan menyelesaikan penelitian ulang terhadap susu formula dalam enam bulan
Kemendiknas akan segera menyiapkan dana penelitian,” tegas Mendiknas saat konferensi pers bersama Rektor IPB, Herry Suhardiyanto mengenai penelitian susu formula di Gedung Kemdiknas, Rabu (23/2) malam.

Nuh menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan intervensi apapun terhadap hasil penelitian tersebut

BACA JUGA: Seluruh PNS Wajib Laporkan Harta ke KPK

Dia menjanjikan, seluruh hasil penelitian, baik itu hasil maupun merk, akan disampaikan secara transparan.

“Penelitian ini akan dilakukan IPB
Sementara, BPOM yang berkewajiban untuk mengumumkan kepada public hasil penelitian tersebut

BACA JUGA: UMP Nasional Naik 8,69 Persen

Tindakan ini untuk memangkas kecurigaan bahwa penelitian ini ada intervensinya,” tandasnya.

BPOM diajak kerjasama, kata Nuh, lantaran BPOM adalah badan resmi yang tugasnya melindungi masyarakat terhadap suatu produk“Pada saat pengumuman, apa yang akan disampaikan secara resmi oleh BPOM nantinya harus sesuai dengan apa hasil yang akan diteliti IPBTidak perlu ada yang ditutup-tutupi,” tukasnya(cha/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Besok, Pemulangan TKI Bermasalah Kloter III


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler