Divestasi Newmont Rampung

Dibanderol USD 271, Pemerintah Masih Nego

Jumat, 22 April 2011 – 12:16 WIB
JAKARTA - Transaksi pengambilalihan 7 persen jatah saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara sudah hampir tuntasPemerintah dan Newmont tinggal menuntaskan masalah administrasi serta negosiasi diskon harga saham perusahaan tambang emas di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Dirjen Kekayaan Negara Kementrian Keuangan Hadiyanto mengatakan, negosiasi diskon harga termasuk yang dibicarakan antara pemerintah dengan Newmont

BACA JUGA: Empat Maskapai Kargo Bebas Larangan Terbang Uni Eropa

"Itu menjadi bagian pembicaraan PIP dengan Newmont untuk bisa sampai pada keputusan mengenai harga, terms and condition, hal lain yg dianggap perlu," kata Hadiyanto di Kantor Kemenkeu kemarin.

Newmont menawarkan harga USD 271 juta
Hadiyanto mengatakan, pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) tengah mencari harga yang paling pas

BACA JUGA: Dolar Turun, Harga Elektronik Tak Menyesuaikan

"Sekarang PIP sedang membahas hal itu
Tentu saja kita mencari harga yang paling baik untuk pemerintah," kata Hadiyanto.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, transaksi divestasi antara PIP dan Newmont telah ditandatangani pada 18 April

BACA JUGA: Ciputra Resmi Tawarkan Metland

Keduanya kini memiliki waktu sebulan untuk menuntaskan detail transaksi"Saya bisa katakan bahwa kesepakatan sudah kita selesaikan tanggal 18, yang lain hanya masalah administratif," kata Agus.

Menkeu mengatakan, setelah masuk dalam pengelolaan Newmont, pemerintah akan mendorong perusahaan itu menjadi perusahaan terbukaDengan penawaran saham perdana kepada publik (IPO) kelak, kata Agus, pemerintah berharap pengelolaan Newmont bisa lebih baik dan transparan.

"Kalau pemerintah masuk, kita bisa berikan warna, bisa ada proses nilai tambah di situSelain nilai tambah, itu juga memberikan lapangan kerjaKita ingin industri ekstraktif ini bisa aktif dipasar modal," kata Agus.

Setelah masuk pasar modal melalui IPO, kata Agus, pemerintah masih mempertimbangkan pilihan apakah saham pemerintah akan terdilusi, atau akan tetap dipertahankan porsinya.

Dalam Kontrak Karya, Newmont memiliki kewajiban mendivestasi 31 persen saham ke pemerintah atau usaha nasionalSebanyak 24 persen saham telah dimiliki oleh Pemerintah Daerah melalui PT Multi Daerah Bersaing (PT MDB).

PT MDB merupakan perusahaan patungan antara PT Multicapital (Grup Bakrie) dan perusahaan daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), PT Daerah Maju BersaingSaat ini, Pemda melalui PT MDB masih ingin menguasai 7 persen sisa saham divestasi Newmont, dan mengancam menutup operasi tambang jika tuntutannya tidak dipenuhiNewmont efektif beroperasi sejak tahun 2000(sof/kim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kubu Tutut Anggap RUPS Hary Tanoe Bakal Sia-Sia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler