Djarot Sebut Jakarta Belum Alami Kelangkaan Garam

Jumat, 28 Juli 2017 – 19:08 WIB
Djarot Saiful Hidayat. Foto: dok JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah daerah mengalami kelangkaan garam sehingga menyebabkan harganya melambung tinggi.

Namun, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, belum mendapatkan laporan bahwa kelangkaan garam terjadi di Jakarta.

BACA JUGA: Pengerukan Setu Babakan Rampung Sebelum Lebaran Betawi

"Kalau Jakarta belum. Belum ada laporan," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Jumat (28/7).

Mantan Wali Kota Blitar itu merasa khawatir kelangkaan garam dipicu para spekulan dengan harapan Indonesia akhirnya mengimpor garam. ‎

BACA JUGA: Harga Garam Naik 500 Persen, Nelayan Pesisir Tiku Berhenti Produksi Ikan Kering

Padahal, sebagai negara kepulauan, Indonesia semestinya tidak mengimpor garam.

"Sebetulnya, kita tidak layak impor garam. Makanya, industri pergaraman harus mendapatkan perhatian serius," tutur Djarot.

BACA JUGA: Pasokan Kurang, Harga Garam di Bangka Merangkak Naik

Mengenai kelangkaan garam, Djarot menyerahkannya kepada pemerintah pusat. Dia berharap, pemerintah menemukan solusi terbaik untuk mengatasi persoalan itu, sehingga pergaraman di Indonesia bisa bangkit kembali.

"‎Ini momentum bahwa kita sebagai negara kepulauan harusnya mampu menghasilkan garam terbaik dalam jumlah yang lebih dari cukup. Kalau perlu ekspor garam, bukan impor," ungkap Djarot. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KKP Susun PM Pengendalian Impor Garam


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler