Dorong Industri Halal, Erick Thohir: Muslimpreneur Indonesia Harus Siap Mendunia

Minggu, 27 Februari 2022 – 17:18 WIB
Kawasan industri halal diyakini akan jadi penggerak industri domestik. Ilustrasi: Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir terus mengampanyekan industri halal agar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat tanah air.

Pasalnya, berkembang atau tidaknya industri halal di Indonesia tergantung pada masyarakatnya.

BACA JUGA: Erick Thohir: Pemberdayaan UMKM BRI jadi Lokomotif Ekonomi Pro-Rakyat

Erick menyatakan pemerintah berkomitmen menciptakan ekosistem industri halal untuk menjadikan Indonesia 'jawara' dalam Indikator Ekonomi Islam Global.

“Industri halal di Indonesia akan berkembang makin baik jika kita berkomitmen untuk selalu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan inovasi dan berkolaborasi, kita pasti bisa,” kata Erick Thohir dikutip dari akun Instagram instagram pribadinya @erickthohir, Minggu (27/2).

BACA JUGA: Merespons Program Social Healing dari Yayasan Erick Thohir, Evi Kusnandar Bilang Begini

“Muslimpreneur Indonesia harus siap mendunia, " tambahnya.

Erick Thohir yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengajak masyarakat untuk meningkatkan daya beli atau konsumsi terhadap produk-produk halal dalam negeri.

BACA JUGA: Hergun Mendorong Kolaborasi Lembaga Keuangan Syariah dengan Industri Halal

Erick mencatat market Tanah Air menjadi instrumen fundamental bagi kemajuan industri halal Indonesia.

Oleh karena itu, Erick menyarankan agar produk-produk halal menjadi konsumsi utama dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

“Industri halal ini kembali harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, kalau kita sendiri tidak punya komitmen mencintai prodak kita sendiri, sama juga tidak mungkin yang namanya industri halal kita akan maju,” ungkap Erick

Menurut Erick Thohir, industri halal di Indonesia bisa maju jika masyarakat Indonesia memiliki komitmen yang sama dengan Pemerintah untuk mengkonsumsi produk dalam negeri.

“Industri halal bisa maju kalau kita mau sama-sama punya komitmen melakukan kehidupan kita sehari-hari mengkonsumsi daripada industri halal tersebut,” ujarnya.

Mantan Presiden Club Inter Milan ini mengatakan Indonesia memiliki pasar yang sangat besar untuk mensukseskan industri halal, hanya tinggal bagaimana masyarakat Indonesia sendiri menanamkan rasa cinta kepada produk dalam negeri sendiri.

Oleh karena itu, Erick berharap masyarakat Indonesia membiasakan kebutuhan sehari-hari dengan produk-produk dalam negeri.

“Dan kita punya market yang besar, tinggal bagaimana tadi kehidupan keseharian kita harus bisa kita lakukan untuk memanfaatkan tadi, kesempatan yang kita lakukan,” kata Erick.

Menurut Erick Thohir, untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal di dunia dibutuhkan pendekatan yang lebih makro.

Namun demikian, agar masyarakat di negara yang mayoritas muslim ini lebih dekat dan menggunakan produk-produk halal, juga diperlukan implementasi dalam skala mikro.

Salah satunya, penyediaan pusat-pusat penjualan produk halal yang mudah diakses segala lapisan masyarakat dengan harga terjangkau dan bersaing.

Erick sendiri sudah meresmikan rest area 72A sebagai Halal Hub yang ditujukan untuk menjadi wadah para pelaku usaha halal. Peresmian itu diharapkan menjadi elemen dalam menggerakkan pasar industri halal di Indonesia.

Direncanakan, Halal Hub di rest area 72A diproyeksikan mampu menampung 1.000 pelaku usaha halal mulai dari sektor kecil hingga menengah.

Tempat ibadah dan arena komunitas bagi kaum muslim juga siap dibangun, sehingga rest area yang terletak di sisi kiri pada rute perjalanan yang selalu ramai di akhir pekan atau masa liburan itu akan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler