DPR Desak Proyek Kereta Cepat Dibatalkan

Minggu, 06 September 2015 – 19:51 WIB
Rini Soemarno dan Joko Widodo. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi V DPR, Moh. Nizar Zahro mendesak proyek kereta cepat Jakarta - Bandung dibatalkan. Hal ini menurut Nizar telah disampaikannya langsung kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam rapat kerja beberapa hari lalu.

"Sudah saya sampaikan ke pemerintah dalam RDP dengan Kemenhub, supaya proyek itu dibatalkan. Ini sesuai dengan keadaan ekonomi kita yang lemah," kata Nizar, Minggu (6/9).

BACA JUGA: KSPI Minta Pemerintah Waspada

Dia berpandangan proyek tersebut akan menghabiskan investasi sekitar USD 5,5- 6,5 miliar. Di sisi lain, Indonesia harus hemat dolar dalam menekan kurs rupiah yang melemah.

"Maka dengan sangat rendah hati saya memohon kepada Presiden (Jokowi) dan Menteri BUMN (Rini Soemarno) agar dibatalkan baik yang super cepat dan agak cepat karena kondisi ekonomi kita harus berhemat dolar," ujar politikus Gerindra tersebut.

BACA JUGA: Ekonomi Indonesia PHP, Berikan Ancaman PHK

Legislator asal Madura itu pun menilai melalui proyek yang diperebutkan Jepang dan Tiongkok ini, kedua negara punya kepentingan masing-masing karena proyek kereta api cepat merupakan bisnis strategis.

"Jepang ingin mempertahankan kepentingan produsen mobilnya di Indonesia. Sebaliknya Tiongkok juga akan mempertahankan potensi ekspor negaranya di Indonesia," ujar Nizar. (fat/jpnn)

BACA JUGA: 60 Persen Dana Desa Masih Mengendap di Rekening Pemkab

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Ayam Pedaging di Pondok Labu Turun Rp 10 Ribu per Kilogram


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler