DPR Segera Panggil Hatta

Sabtu, 13 November 2010 – 09:04 WIB

JAKARTA -- Skandal penjualan murah saham Krakatau Steel (KS) terus memanasSelain menyeret Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, kalangan Komisi VI juga mulai mempertanyakan kinerja dan indikasi keterlibatan Menko Perekonomian Hatta Rajasa

BACA JUGA: Patrialis Akui Tak Mampu Awasi Rutan

Anggota Komisi VI asal Fraksi PDI Perjuangan Sukur Nababan mengungkapkan, persoalan penawaran saham perdana (IPO KS) ini harus segera dibuka selebar-lebarnya ke publik
Sebab, sudah banyak kejanggalan yang kesannya sudah diskenariokan sejak lama.

’’Saat ini kita masih menduga-duga, karena masih dalam tahapan pengumpulan data dan bukti bagaimana skandal IPO KS ini bisa dimainkan,’’ ujarnya kepada INDOPOS (grup JPNN) di Jakarta, kemarin

BACA JUGA: Golkar Rangkul Khofifah

Sukur juga mengatakan, siapapun yang nantinya terindikasi terlibat dalam skandal ini, maka hukumnya wajib diperiksa
Kalau memang sudah terbukti, biarkan hukum berbicara

BACA JUGA: Gus Dur Belum Diberi Gelar, PKB Pilih Sabar

’’Ini persoalan moral dan aset bangsaJadi siapapun yang bermain ya harus bertanggung jawab,’’ tandasnya.

Sukur mempertanyakan Hatta terkait kasus ini’’Kita pasti tahu, diamnya Hatta itu karena apaJawabanya ada dua kemungkinanTidak paham atau terlibat di dalamnya,’’ tegas dia.  

Suara keras soal KS juga didengungkan oleh Ketua Fraksi PDIP Tjahjo KumoloDirinya secara tegas memerintahkan anggotanya di Komisi VI untuk mengagendakan pemanggilan terhadap Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, dan juga investor.

’’Saya sudah minta di Poksi (Kelompok Fraksi) kami di Komisi VI untuk segera berkoordinasi,’’ ujar Tjahjo kepada wartawan di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kuningan, JakartaSoal apakah DPR akan membentuk Panitia Khusus atau Panitia Kerja, menurut Tjahjo, itu soal nantiSebab, yang penting, lanjut dia, polemik soal IPO PT KS ini harus clear dan terbuka.

’’Tanggal 25 masa reses sudah berakhirPersidangan ke depan DPR harus mengagendakan mengenai saham KS ke depanBagi kami apapun keputusan politik yang dibuat DPR jangan sampai menguntungkan sekelompok orang, tapi harus menguntungkan negara, menguntungkan BUMN yang menjadi bagian itu,’’ jelasnya.

Harapan agar persoalan IPO KS ini bisa dibuka selebar-lebarnya juga diungkapkan Pengamat InterCafe IPB Iman SugemaDirinya meniliai, keinginan DPR untuk menginvestigasi soal alokasi saham KS sudah terlambatSebab, mereka sudah sangat rapi memainkan modus seperti iniTidak mungkin asal main’’Saya pikir, kalaupun dilakukan investigasi, pasti sulit mencari kaitannya dengan orang-orang parpol atau siapapun itu,’’ ujar dia kepada INDOPOS kemarin.

Namun, Iman juga mengakui, kalau kasus ini harus dibuka selebar-lebarnya, agar publik bisa tahu dengan jelas siapa saja yang terindikasi dan bermain untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari KS’’Kita tinggal tunggu seperti apa kelanjutan kasus iniJangan sampai seperti Century lagi,’’ pungkasnya

Pendapat tegas juga diutarakan pengamat pasar modal Yanuar RizkiKenaikan drastis yang terkesan sistemik pada harga saham Krakatau Steel sebetulnya sudah bisa menjadi bukti bahwa ada persekongkolan sistematis untuk membobol aset negara’’Saya belum bisa menduga-duga, karena data bukti yang kita miliki masih tergolong lemah, tapi kalau ada aroma eksekutif bermain di skandal ini, itu sangat tidak menutup kemungkinan,’’ katanya kepada INDOPOS, di Jakarta, kemarin.  (dms/lum/far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengurus PDIP Bisa Di-Reshuffle


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler