Dua Kaki Petani Ini Hancur Diserang Beruang Madu

Selasa, 11 April 2017 – 15:32 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com, JAMBI - Hasan Busri (42) dan Sakrun (38), warga RT 06 Desa Teluk Ketapang Kecamatan Pemayung, Jambi, menjadi korban serangan beruang madu saat beraktivitas di hutan karet, Senin (10/4) lalu.

Kedua korban selamat, hanya saja akibat serangan tersebut kaki keduanya mengalami luka parah.

BACA JUGA: Sadis Banget, Kepala Dihantam Velg Lalu Dibenam ke Rawa

Informasinya, keduanya hendak mencari dahan guna bahan membuat pondok di salah satu hutan karet. Sesampai di sana, Sakrun melihat seekor anak beruang yang terjerat. Dia pun bergegas mendekati, karena awalnya mengira yang terjerat adalah kijang.

Namun tanpa sangka, tak jauh dari anak beruang ada 3 ekor beruang dewasa lainnya sudah menunggu. Tak pelak, Sakrun langsung diserang ketiga beruang tersebut.

BACA JUGA: Oh.. Begini Cara Kurir Narkoba Kelabui Petugas Bandara

Melihat rekannya terjatuh, Hasan pun bergegas menolong. Hasan sempat memukul kepala beruang memakai kapak. Itu malah membuat kawanan beruang semakin marah.

"Kami dikejar, kami pun naik ke atas pohon tapi beruangnya juga ikut. Kami pasrah sudah," ujar Hasan dengan raut wajah kesakitan.

BACA JUGA: OMG, Ibu Temukan Anaknya Bugil di Kamar Kakek 73 Tahun

Hasan dan Sakrun yang tadinya memanjat pohon pun terlihat pasrah. Pasalnya jarak hutan dari pemukiman warga juga berjarak 1 KM. Jari tengah kaki kanan Hasan harus rela putus akibat terkaman beruang, sementara Sakrun harus mengalami cakaran dan gigitan di kedua kakinya.

"Ini kaki saya hancur bang," ujar hasan sambil menunjuk kakinya.

Mereka pun tak dapat berbuat banyak, dan memilih menunggu sekitar satu jam berada diatas pohon karet. Tak lama, beruang yang menunggu dibawah pun menghampiri anaknya yang terjerat. Melihat itu keduanya langsung lari.

"Dia hampiri anaknya, pas itulah kami lari mengambil motor. Dia (Pak Hasan) langsung membawa motor," ujar Sakrun.

"Sekitar jam 3 kami dibawa ke rumah sakit Hamba Bulian, sebelumnya di puskesmas," pungkas Sakrun seperti dilansir Jambi Independent (Jawa Pos Group) hari ini.

Sementara itu, Iptu Supradono selaku kasubag humas polres batanghari membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya pun turut prihatin akan kejadian tersebut, dan meminta para warga khususnya yang akan berkebun untuk lebih berhati-hati.

"Kita juga sudah terima laporannya dari polsek. Kita harap para warga lebih berhati-hati,"tandas Supradono. (zen/mui)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Zola Dukung Kejati Ungkap Dalang Manipulasi Data PNS


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler