jpnn.com - JAKARTA— Investor Tiongkok semakin serius menjajaki kerjasama dengan BUMN Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan dengan kunjungan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xie Feng ke Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (3/8).
Staf Khusus Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol mengatakan, kunjungan ini sudah kesekian kali untuk mem-follow up keinginan Tiongkok menjadi mitra utama Indonesia membangun infrastruktur di Indonesia.
BACA JUGA: Dihantui Kekeringan, Bulog Optimis Mampu Serap Beras hingga 2,5 juta Ton
"Dulu kan sudah ada MoU antara BUMN dengan National Development and Reform Commission (NDRC), ada rencana investasi Tiongkok ke Indonesia dan ini follow up ke sana," ungkap Sahala di kantornya.
Untuk mempercepat realisasi investasi tersebut, akan ada perwakilan dari Tiongkok yang bakal mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat. Sementara terkait fasilitas pinjaman pendanaan, akan disesuaikan dengan proyek-proyek yang sudah disepakati bersama.
BACA JUGA: Pesawat Citilink Berhasil Dipindah, Bandara Minangkabau Sudah Normal
"Jadi nanti tergantung dari proyek, kalua proyeknya sudah di-review dan feasible akan dilakukan dengan proyek itu. Kalau ada proyek dengan BUMN akan dipercepat dengan itu. Mereka sangat serius menindaklanjuti kerjasama Indonesia-Tiongkok," tandas Sahala.
Sebelumnya, pada Februari 2015, Presiden RI Joko Widodo dan beberapa menteri telah mengunjungi Tiongkok. Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dengan NDRC.
BACA JUGA: Horeee... Indonesia Segera Mampu Penuhi Kebutuhan Amonia Sendiri
NDRC merupakan organisasi pemerintahan Tiongkok layaknya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang juga membawahi beberapa perusahaan milik pemerintah Tiongkok. (chi/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengusaha Sawit Desak Pemerintah Paksa Industri Otomotif Gunakan Biodiesel
Redaktur : Tim Redaksi