Duh! 26 Lapas di Jawa Barat Overkapasitas, Ini yang Paling Ekstrem

Senin, 13 September 2021 – 15:09 WIB
Suasana di Lapas Tangerang, Rabu (8/9) sore. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Lapas Klas I Tangerang yang terbakar dan menewaskan puluhan narapidana disebut memiliki kondisi kelebihan kapasitas.

Tidak tanggung-tanggung, Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengungkapkan kelebihan jumlah warga binaan di sana mencapai 250 persen.

BACA JUGA: Besok, iPhone 13 Dirilis, Intip Taksiran Harganya di Sini

"Hunian seharusnya untuk 600 orang, saat ini terisi 2.072," kata Rika saat dikonfirmasi, Rabu (8/9).

Terkait hal tersebut, kondisi yang sama ternyata juga terjadi di sejumlah lapas Jawa Barat.

BACA JUGA: Waduh! Hacker China Diduga Bobol Jaringan BIN dan Kementerian RI

Berdasarkan data dari laman sistem database pemasyarakatan, smslap.ditjenpas.go.id, hingga Sabtu (11/9), terdapat 26 dari 33 lapas di Jawa Barat memiliki daya tampung yang sudah kelebihan kapasitas.

Selain itu, delapan dari 26 lapas itu kelebihan kapasitas di atas 100 persen.

BACA JUGA: Jenazah Rocky Korban Tragedi Lapas Tangerang Diserahkan kepada Keluarga

Situasi paling ekstrem berada di Lapas Kelas II B Tasikmalaya.

Lapas itu memiliki kapasitas 88 tahanan/narapidana. Kini kondisinya lapas itu terisi 381 tahanan/narapidana atau kelebihan muatan 333 persen.

Posisi kedua di Lapas Kelas II A Bekasi yang memiliki kapasitas 470 tahanan/narapidana.

Namun, kondisinya lapas itu kini terisi 1.825 tahanan/narapidana atau kelebihan muatan 288 persen.

Selanjutnya, posisi ketiga, ada Lapas Narkotika Kelas II A Gunung Sindur yang memiliki kapasitas 160 tahanan/narapidana.

Kondisi lapas itu kini terisi 543 tahanan/narapidana atau kelebihan muatan 239 persen. (cr1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Usut Unsur Pidana Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Puluhan Saksi


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler