Duka Tragedi Kanjuruhan, Suporter Persipasi Gelar Aksi Kosongkan Tribune

Minggu, 02 Oktober 2022 – 19:09 WIB
Suporter Persipasi bernama Curva Nord Bekasi saat menggelar aksi Kosongkan Tribun di area luar Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (2/10). Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

jpnn.com - Suporter Persipasi -Curva Nord Bekasi- menggelar aksi Kosongkan Tribun sebagai tanda solidaritas terhadap 131 orang yang tewas pada tragedi Kanjuruhan, Malang.

Pantauan JPNN.com, aksi itu digelar di area luar Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (2/10/2022).

BACA JUGA: Pernyataan dan Belasungkawa FIFA soal Tragedi Kanjuruhan

Aksi itu juga dilaksanakan saat Persipasi Kota Bekasi tengah bertanding melawan PSB Bogor dalam lanjutan Liga 3 Seri 1 Jawa Barat.

Dalam aksi tersebut, ratusan pendukung Persipasi bernyanyi lagu Indonesia Raya hingga Endank Soekamti berjudul Sampai Jumpa.

BACA JUGA: Respons Presiden FIFA Terkait Tragedi Kanjuruhan

Spanduk bertuliskan "Tak Ada Sepak Bola yang Seharga Nyawa" juga dibentangkan dalam aksi tersebut.

Presiden Curva Nord Bekasi Agus Leo mengatakan pihaknya sebagai suporter sepak bola sangat kaget dan berduka atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu.

BACA JUGA: Begini Langkah PSSI Agar tak Mendapat Sanksi FIFA Buntut Tragedi Kanjuruhan

"Kami menyatakan mengosongkan tribune untuk menghormati para korban di Malang. Kami enggak peduli mereka dari organisasi apa, tetapi ketika berbicara sepak bola, itu football for unity menyatukan bangsa."

"Namun, kenapa dicederai oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab," kata Leo kepada wartawan.

Leo pun sangat menyayangkan adanya penggunaan gas air mata dalam penanganan kericuhan dalam laga Arema FC vs Persebaya tersebut.

"Harus diusut tuntas tragedi ini, kami tuntut kenapa liga sampai bergulir ini ada gas air mata ketika menangani kericuhan suporter, harusnya sudah tidak ada, dan itu tercantum dalam regulasi FIFA serta PSSI," ujar Leo. (cr1/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler