Dukung 2 Komisioner Mendaftar Capim KPK, KPSN Ingin Cabut Akar Mafia Bola

Sabtu, 22 Juni 2019 – 20:16 WIB
Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono. Foto: KPSN

jpnn.com, JAKARTA - Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) memiliki alasan kuat mengirim dua komisionernya, Karyudi Sutajah Putra dan Benny Erwin, sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPSN ingin mencabut akar korupsi di PSSI. Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono mengatakan, akar korupsi di PSSI dan persepakbolaan Indonesia sulit dicabut karena ada mafia.

BACA JUGA: Menangis, Joko Driyono Minta Satgas Tidak Sita Cincin Ibunya

Menurut Suhendra, sejak berdiri pada 2003, KPK belum pernah menyentuh dugaan korupsi di tubuh PSSI dan persepakbolaan nasional.

Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri akhirnya turun tangan dan menetapkan 17 orang sebagai tersangka match fixing dan perusakan barang bukti terkait pengaturan skor pertandingan.

BACA JUGA: Joko Driyono Menangis Tersedu-Sedu di Persidangan

Ketika Satgas Antimafia Bola berakhir masa tugasnya per Jumat (21/6), kata Suhendra, perjuangan KPSN selanjutnya dalam membersihkan PSSI adalah dengan mengandeng KPK di samping Polri.

"Kami sudah berkirim surat untuk minta audiensi dengan pimpinan KPK," kata Suhendra, Sabtu (22/6).

BACA JUGA: 2 Komisioner KPSN Mendaftar Capim KPK, Suhendra Hadikuntono Beri Pesan Penting

Dia menilai ke depan akan lebih efektif bila KPSN punya kepanjangan tangan di KPK dengan menempatkan komisionernya di kursi pimpinan lembaga antirasuah itu.

"Pemberantasan mafia bola hanya salah satu dari seluruh agenda besar pemberantasan korupsi yang sudah akut bak kanker stadium empat," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk membersihkan halaman PSSI, harus dilakukan dengan sapu yang bersih.

Suhendra mengaku bangga dengan langkah dua komisionernya. Dia juga meminta keduanya tetap mengingat tata nilai dan filosofi yang sudah terbangun baik di KPSN.

Yudi yang berlatar jurnalis dan Benny yang lihai ekonomi pun siap mengusung nilai-nilai KPSN ke dalam KPK bila kelak terpilih menjadi pimpinan lembaga antirasuah itu.

“Ada nilai-nilai di KPSN yang bisa diadopsi untuk lebih mewarnai dan memperkuat kinerja KPK, yakni kejujuran, integritas, kedisiplinan, dan antikompromi,” ujar Yudi. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... IPW Desak Polri Tangkap Semua Nama yang Terlibat Mafia Bola


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler