Dukung Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, Presiden Jokowi Sampaikan Hal Ini ke ADB

Jumat, 11 November 2022 – 08:21 WIB
Presiden Jokowi didampingi Menko Airlangga dan sejumlah menteri saat pertemuan dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11). Foto: Dokumentasi Humas Kemenko Perekonomian.

jpnn.com, PHNOM PENH - Rangkaian penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia telah memperlihatkan banyak dampak positif yang bermanfaat bagi perekonomian nasional.

Melalui peran penting dan strategis yang dimiliki, Presidensi G20 Indonesia juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam upaya penyelesaian berbagai permasalahan dunia saat ini.

BACA JUGA: Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Usung Proyek Lighthouse di ASEAN

Selama perhelatan Presidensi G20 Indonesia berlangsung, Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia juga telah memperlihatkan dukungannya kepada Indonesia.

BACA JUGA: Menko Airlangga Hartarto Paparkan Kesiapan Indonesia Menjadi Ketua ASEAN 2023

Presiden Jokowi didampingi Menko Airlangga dan sejumlah menteri saat pertemuan dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11). Foto: Dokumentasi Humas Kemenko Perekonomian.

Hal tersebut turut mendapat perhatian dan apresiasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi pun mengajak ADB untuk mengambil inisiatif-inisiatif konkret, khususnya yang bermanfaat bagi pemulihan ekonomi global yang inklusif.

BACA JUGA: Menko Airlangga Hartarto: Indonesia akan Jadi Perhatian Dunia di KTT G20

“Situasi dunia memang sedang tidak kondusif saat ini. Namun, saya optimistis bahwa kawasan Asia tetap akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dunia,” kata Presiden Jokowi saat mengawali pertemuan dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11).

Pada pertemuan yang berlangsung di sela-sela rangkaian KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah menteri lainnya.

Pembahasan mengenai prioritas pembangunan Indonesia ke depan menjadi salah satu hal yang diangkat dalam pertemuan tersebut.

“Di tengah ancaman resesi global, stabilitas ekonomi Indonesia masih terjaga," tegas eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Presiden Jokowi menyebutkan pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh 5,4 persen pada 2022 dan 5,0 persen pada 2023 didukung menguatnya konsumsi domestik, surplus neraca perdagangan dan kapasistas fiskal yang cukup sehat.

Presiden Jokowi juga menyinggung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai agenda penting untuk membangun pusat pertumbuhan baru.

“Pengalaman panjang ADB dalam agenda pembangunan dunia sangat bermanfaat mendukung komitmen Indonesia termasuk dukungan bagi pembangunan IKN,” ujarnya.

Menko Airlangga mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11). Foto: Dokumentasi Humas Kemenko Perekonomian.

Menko Airlangga menambahkan dalam pertemuan dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa juga dilakukan pembahasan mengenai kerja sama transisi energi.

Dia menyampaikan Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa Indonesia saat ini terus memperkuat upaya transisi energi baru dan terbarukan.

"Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan prosedur domestik agar dapat segera diimplementasikan dan dapat menarik banyak investor global,” tegasnya.

Pembahasan berikutnya, yakni terkait dengan integrasi dan pembangunan kawasan.

Dinamika dunia yang terjadi sepanjang 2022 dan diperkirakan masih berlanjut telah menghambat proses pemulihan ekonomi global.

Karena itu, pembangunan yang berkelanjutan akan menjadi prioritas Indonesia saat menjadi Ketua ASEAN 2023.

Terdapat beberapa mekanisme pendanaan, seperti ASEAN Infrastructure Fund dan ASEAN Catalytic Green Facility yang diharapkan dapat diperluas untuk mendukung pendanaan di kawasan seperti Indo-Pasiifik.

“Kami mendorong mekanisme pembiayaan ASEAN dan ADB dapat mendukung dalam area kerja sama ASEAN Outlook in the Indo-Pacific,” ungkap Presiden Jokowi di pertemuan tersebut.

Presiden Jokowi juga mengundang ADB untuk ikut berpartisipasi pada Indo-Pacific Infrastructure Forum yang akan dilaksanakan tahun depan sebagai bagian dari Keketuaan Indonesia pada ASEAN. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler