Dukung Pariwisata Lombok, Bangun Pelabuhan Gili Trawangan

Selasa, 20 Maret 2018 – 01:10 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (jaket hitam) saat rapat di DPR. Foto dok Humas Kemenhub

jpnn.com, LOMBOK - Pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), bakal makin menggeliat.

Berbagai proyek sedang disiapkan untuk memajukan industri pariwisata Lombok.

BACA JUGA: Neta S Pane: Polri Jangan Mau Diperalat Menteri Perhubungan

Salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Gili Trawangan yang diinisiasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Selain untuk mendongkrak pariwisata, pembangunan pelabuhan itu juga bertujuan mendukung pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018 di Bali, Oktober mendatang.

BACA JUGA: Tentang 3 Sistem Aplikasi Online yang Diluncurkan Kemenhub

”Kehadiran Pelabuhan di Gili Trawangan akan membuat kapal-kapal langsung bersandar,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akhir pekan kemarin.

Budi menargetkan pembangunan Pelabuhan Gili Trawangan rampung pada Oktober.

BACA JUGA: Bulan Depan, Bandara Maratua Diresmikan

Menurut Budi, wisatawan yang datang mencapai tiga ribu orang per hari. Sementara itu, kapal yang datang dari Bali ke Gili mencapai 60.

Budi menambahkan, frekuensi tinggi itu merupakan peluang emas. Nah, keberadaan Pelabuhan Gili Trawangan membuat akses makin gampang.

Sesuai rumus Menteri Pariwisata Arief Yahya, akses merupakan salah satu unsur dari formula 3A guna memajukan industri pariwisata. Dua unsur lainnya adalah amenitas dan atraksi.

”Kalau sekarang, kan, sandarnya hanya di Dermaga Pemenang,” kata Budi.

Mantan direktur utama PT Angkasa Pura II itu optimistis keberadaan Pelabuhan Gili Trawangan akan membuat minat wisatawan berlibur ke Lombok makin tinggi.

“Saya lihat ada beberapa hotel yang bagus. Kalau pelabuhannya bagus, kapalnya bagus pasti akan memberikan pelayanan yang baik," Tambah Budi.

Selain membangun Pelabuhan Gili Trawangan, Kemenhub berencana menambah kapal untuk Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indonesia (KPLP) di Pelabuhan Bangsal Pemenang.

”Penambahan kapal tersebut akan digunakan untuk mengamankan pelayaran dan penjagaan sarana serta prasarana laut dan pantai,” tutur Budi.

Infrastruktur lain yang turut dibangun adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Rencananya, bandara itu akan mengalami perluasan di bagian apron atau tempat parkir pesawat.

Untuk perluasan tersebut dibutuhkan reklamasi di sisi barat dengan luas 500 x 900 meter persegi. (hap/jpc/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KNKT Diminta Laporkan Hasil Investigasi Hari Ini


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler