Dukung Pelaku Usaha, Bea Cukai Menggelar Asistensi di Berbagai Daerah

Kamis, 15 Juli 2021 – 19:00 WIB
Bea Cukai secara aktif memberikan asistensi kepada pengguna jasa di berbagai daerah untuk mendukung proses bisnis terkait kepabeanan dan cukai. Foto/ilustrasi: Bea Cukai.

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai secara aktif memberikan asistensi kepada pengguna jasa di berbagai daerah untuk mendukung proses bisnis terkait kepabeanan dan cukai. 

Kali ini, asistensi diselenggarakan di Lhokseumawe, Madura, dan Sinjai, dikemas dalam kegiatan coffee morning, business matching, serta pelatihan.

BACA JUGA: Meningkatkan Investasi dan Kegiatan Berusaha di Kawasan Bebas, Bea Cukai Menerapkan Kebijakan Baru 

Bea Cukai Lhokseumawe menggelar coffee morning secara hybrid di aula kantornya.

Coffee morning itu membahas tentang peluncuran CEISA 4.0. 

BACA JUGA: Luhut Panjaitan: Tidak Boleh Ada Rakyat Sampai Kelaparan

Pelaksana Pemeriksa pada Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai Aryo Mulki memaparkan tentang pembaruan aplikasi CEISA 4.0, serta mempraktikkan pada pengguna jasa cara untuk mendaftarkan user baru pada portal Bea Cukai. 

“Dengan diluncurkannya aplikasi CEISA 4.0 ini, pengurusan dokumen kepabeanan akan lebih efektif dan efisien, karena tidak perlu untuk menginstal modul tertentu,” ujar Aryo.

BACA JUGA: Bea Cukai: Pandemi Covid-19 Tak Menghentikan Pelaku Usaha di Tempat Penimbunan Berikat Berproduksi

Sementara, Bea Cukai Madura berkolaborasi dengan beberapa satuan kerja Bea Cukai di Jawa Timur, serta perwakilan KJRI Hong Kong melakukan business matching bagi pelaku IKM di wilayah Sidoarjo, Mojekerto, dan Madura.  

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti beberapa calon pembeli dari Hong Kong.

“Kali ini, kami fokus untuk mengenalkan produk makanan dan minuman dari pelaku IKM lewat video ke calon pembeli di Hong Kong,” kata Kepala Seksi PKC dan Duktek Bea Cukai Madura Ako Raka Kembaren. 

Dia menjelaskan hampir 80 persen produk yang ditawarkan IKM ini, mendapat respons yang positif. 

“Kami berharap dengan kegiatan ini pelaku IKM dapat dapat bertahan dalam bisnisnya, serta dapat melebarkan sayapnya ke kancah internasional,” papar dia. 

Bea Cukai Makassar bersama Kominfo, dan Dinas Koperasi mengedukasi pelaku UMKM di Kabupaten Sinjai untuk mendorong digitalisasi pelaku usaha. 

Sejalan dengan program stimulan pelatihan Digital Talent Scholarship 2021 yang digelar di berbagai daerah, Bea Cukai Makassar juga turut andil menjadi narasumber yang pada kegiatan pelatihan Digital Enterpreneur Academy di Kabupaten Sinjai ini.

Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas I Nugroho Waluyo Sejati mengenalkan peran dan regulasi Bea Cukai terhadap proses bisnis UMKM dalam bidang kepabeanan, seperti prosedur ekspor dan impor. 

“Semoga dengan diadakannya pelatihan ini, akan banyak produk UMKM Sinjai yang dipasarkan ke kancah internasional. Tentunya, Bea Cukai juga menawarkan fasilitas kepabeanan untuk pelaku UMKM, yang pasti akan mempermudah proses ekspor nantinya,” pungkas Nugroho. (*/jpnn) 

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler