E-KTP Palsu Pengaruhi Opini Publik

Sabtu, 11 Februari 2017 – 14:43 WIB
E-KTP. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Bea Cukai menemukan adanya 36 e-KTP atau KTP elektronik palsu yang dikirim dari Kamboja.

Barang yang dikirim lewat FedEx itu ditujukan kepada seseorang bernama Leo.

BACA JUGA: Anies-Sandi: e-KTP Aspal Sangat Meresahkan Masyarakat

Ketua Komisi II DPR Lukman Edy mengatakan, aparat penegak hukum harus mencari tahu keberadaan Leo.

Dengan begitu, tidak terjadi simpang siur terkait sosok Leo.

BACA JUGA: e-KTP dari Kamboja Menggangu Pelaksanaan Pilkada

"Leo harus dicari orangnya. Alamatnya dicari," kata Lukman dalam diskusi‎ bertajuk Bersatu Dalam Pilkada di Cikini, Jakarta, Sabtu (11/2).

Menurut Lukman, aparat penegak hukum tidak boleh membiarkan Leo lolos begitu saja.

BACA JUGA: Tjahjo: Saya Kira Satu Juta, Eh… Hanya 38 Lembar

"Jangan sampai dia kabur," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Lukman menyatakan, kasus e-KTP palsu memberikan pengaruh kepada publik. ‎Karenanya, dia mengimbau, kasus itu harus segera diusut.

"Soal e-KTP ini signifikan memengaruhi opini publik. Bisa ditelan mentah-mentah oleh masyarakat,"‎ tutur Lukman.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto ‎menyatakan, pihaknya masih mendalami terkait persoalan e-KTP palsu.

"Masih ditelusuri," ujar Rikwanto. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Kronologis Pengungkapan E-KTP dari Kamboja


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler