Effendi Simbolon Sebut Jokowi Tangani Negara dengan Gaya LSM

Selasa, 27 Januari 2015 – 14:24 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Effendi Simbolon terus melancarkan kritik pedas ke Presiden Joko Widodo yang juga sesama kader di partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu. Menurut Effendi, kritiknya ke Jokowi -sapaan Joko Widodo- agar presiden yang diusung PDIP itu bisa segera memperbaiki kinerja.

Salah satu yang jadi sasaran kritik Effendi adalah langkah Jokowi membentuk tim independen untuk mengatasi gesekan antara KPK dengan Polri. Effendi menegaskan, harusnya Jokowi tetap mengacu penyelesaian sesuai sistem yang ada.

BACA JUGA: KPK Periksa Kapolda Kaltim untuk Kasus Budi Gunawan

"Jadi kembali saja ke sistem, jangan semuanya dilebarkan ke luar sistem. Seperti contoh, penanganan masalah Polri-KPK yang notabene bukan (dilakukan oleh) institusi, ini tidak serta merta dilebarkan ke pihak yang di luar sistem," kata Effendi di gedung DPR, Selasa (27/1).

Ketua Bidang Sumber Daya dan Dana DPP PDIP itu menambahkan, Jokowi seharusnya  membiarkan menteri-menterinya bekerja membantu penyelesaian konflik KPK-Polri. Terlebih  ada dewan pertimbangan presiden (Watimpres) yang bisa melakukan fungsi itu.

BACA JUGA: Cegah Korupsi, PNS Wajib Laporkan Harta Kekayaan

Namun Effendi justru meenyatakan bahwa pernyataannya itu bukan mengkritik keberadaan tim independen maupun Jokowi secara pribadi. Alasannya, Effendi hanya mengingatkan Jokowi tentang cara menangani masalah-masalah negara  dengan menggunakan lembaga formal yang bekerja di atas legalitas.

"Saya bukan mengkritisi, saya mengingatkan. Karena kami kan PDIP sebagai partai pendukung. Saya pribadi mengingatkan, kalau mau monggo benahi. Saya lihat gaya beliau (Jokowi) semi LSM begitu ya. Jadi gayanya bukan gaya presiden yang mandataris yang konstitusional, tapi lebih kenapa gaya LSM. Ya repot dong," tegasnya.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Jonan Segera Beberkan Tingkat Keselamatan Penerbangan

BACA ARTIKEL LAINNYA... BW Adukan Polisi ke Komnas HAM


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler